Berita

Foto/Net

Politik

Nasib Muhaimin Di Pilpres Ditentukan Pilgub Jatim

MINGGU, 20 MEI 2018 | 20:54 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Kalangan akademisi mengapresisasi upaya dan gerilya politik Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar untuk menjadi Cawapres pada Pilpres 2019.

Sebagai ketum parpol berbasikan dukungan tradisional keluarga besar Nahdliyin, Cak Imin memang layak untuk berjuang mati-matian menjadi representasi politik berlatarbelakang tokoh NU dalam kontestasi pilpres mendatang.

"Cak Imin memang harus menjaga marwah politik PKB sehingga wajar jika dia terkesan ngotot mengejar target untuk menjadi cawapres Jokowi," kata dosen Departemen Politik FISIP Universitas Airlangga Surabaya Haryadi seperti dalam keterangan yang diterima redaksi, Minggu (20/5).


Namun demikian tidak dipungkiri bahwa masih ada keraguan beberapa pihak yang menyangsikan dukungan NU terhadap Cak Imin akan solid karena terjadi polarisasi di dalam tubuh keluarga besar NU sendiri.  

"Jika dukungan keluarga besar NU kepada pencalonan Cak Imin solid, saya yakin Pak Jokowi akan mempertimbangkan dengan serius untuk menjadikan mantan ketum PB PMII tersebut menjadi cawapresnya," ujar Haryadi.

Salah satu ujian bagi soildnya dukungan PKB dan NU terhadap pencawapresan Cak Imin akan dibuktikan dari pada kompetisi Pilgub Jawa Timur 2018.

Jika Cak Imin berhasil menggerakan dan meraup dukungan maksimal dari keluarga besar NU dan PKB Jatim untuk kemenangan Gus Ipul dan Mbak Puti sebagai pasangan Cagub dan Cawagub yang diusung PKB dan PDIP maka boleh dikatakan Cak Imin memang betul-betul kuat pengaruhnya di kalangan keluarga besar Nahdliyin, mengingat Jawa Timur adalah basis terkuatnya NU dan PKB.

"Namun jika Cak Imin gagal memenangkan Gus Ipul di Jawa Timur akan membuat dia semakin sulit untuk mengklaim dirinya sebagai representasi politik NU dalam peta tokoh politik nasional saat ini," tutup Haryadi.[dem]

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Bareskrim Bongkar Tempat Jual Beli Ekstasi di Tempat Hiburan Malam

Rabu, 18 Maret 2026 | 03:59

Ekonom Sambut Baik Kerja Sama RI-Jepang soal Energi Hijau

Rabu, 18 Maret 2026 | 03:45

NKRI di Persimpangan Jalan

Rabu, 18 Maret 2026 | 03:13

Legislator Kebon Sirih Bareng Walkot Jakbar Sidak Terminal Kalideres

Rabu, 18 Maret 2026 | 02:50

Menhan: Masyarakat Harus Benar-benar Merasakan Kehadiran TNI

Rabu, 18 Maret 2026 | 02:25

RI Siapkan Tameng Hadapi Investigasi Dagang AS

Rabu, 18 Maret 2026 | 02:08

Kemenhub Tegaskan Penerbangan ke Luar Negeri Tetap Beroperasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 01:50

Teheran Diserang Lagi, Israel Klaim Bunuh Dua Pejabat Tinggi Iran

Rabu, 18 Maret 2026 | 01:30

Sopir Taksi Daring Lapor Polisi Usai Dituduh Curi Akun Mobile Legend

Rabu, 18 Maret 2026 | 01:10

BI Beri Sinyal Tidak Akan Pangkas Suku Bunga Imbas Gejolak Global

Rabu, 18 Maret 2026 | 00:50

Selengkapnya