Berita

Foto:RMOL

Pertahanan

Polri Dan BNPT Diminta Dalami Simbol Baru Teroris

SABTU, 19 MEI 2018 | 09:55 WIB | LAPORAN:

. Simbol-simbol baru teroris dalam melancarkan akisnya harus dipelajari lebih dalam oleh aparat keamanan guna mencegah tragedi teror terulang kembali.

Demikian disampaikan Anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Irjen Pol (Purn) Bekto Suprapto saat menjadi pembicara diskusi "Koopsusgab, RUU Anti Terorisme, Deradikalisasi" di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (19/5).

Bekto Suprapto mengatakan ada simbol baru yang digunakan teroris dalam melakukan aksinya beberapa hari belakangan.


"Seberapa besar dua fenomena baru, pertama simbol agama diserang, dan kedua teroris gunakan satu keluarga. Belum ada di dunia yang pakai keluarga untuk teror," sebut dia.

Bekto Suprapto mengharapkan aparat dalam hal ini Polri dan BNPT harus terus mengkaji mengapa sampai satu keluarga menjadi pelaku bom, dengan cara mendeteksi keluarga-keluarga teroris serta menelusuri guru spiritual tempat mereka belajar.

Jelas dia, teror di Surabaya motifnya baru karena menggunakan satu keluarga dalam aksinya, dan itu belum pernah ada di dunia kecuali di Indonesia.

"Butuh analisis berdasarkan data-data yang dikumpulkan karena sulit untuk mendeteksi keluarga yang berpeluang jadi teroris. Harus ditelusuri juga guru spiritualnya dan berapa kali bertemu dengan terduga teroris sebelumnya, itu harus ada datanya," tambahnya.

Bekto Suprapto beraharap dalam waktu tidak berapa lama aparat mampu meminimalisir penyebaran paham radikal di Indonesia. [rus]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Saham BMW Menguat di Tengah Kerja Sama Qualcomm

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:21

1,49 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol Ditangguhkan, Begini Cara Cek Penerima Agustus 2026

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:24

Karhutla Kerap Terjadi di Lokasi Sama, Kemenhut Diminta Perkuat Mitigasi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:17

Emas Antam Terbang Rp40.000, Dekati Harga Rp2,7 Juta per Gram

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:08

Tailan Perketat Aturan Senjata Usai Penembakan Sekolah Tewaskan 8 Orang

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:53

Lewat AI Innovator University, UNSIA Janji Hadirkan Pendidikan Merata di Indonesia

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:43

Laporan FAO: Konflik Teluk hingga El Nino Pemicu Lonjakan Harga Pangan Global

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:26

DPR Dukung Kepala BGN Tindak Lanjuti Temuan 6 Juta Data Ganda Penerima MBG

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:17

Sinopsis Film Thriller Terbaru The Last House di Netflix

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:09

Komisi III DPR Minta Polisi Transparan Usut Temuan 995 Senpi di Sekolah Pondok Pinang

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:01

Selengkapnya