Berita

Foto: Net

Politik

Gagal Lindungi Keselamatan WN, Pejabat Kok Tak Merasa Malu

JUMAT, 18 MEI 2018 | 10:32 WIB | LAPORAN:

Presiden Jokowi didesak segera mencopot dan mengganti tiga pimpinan lembaga yang paling bertanggungjawab atas keamanan dan keselamatan warga negara.

Ketiga pimpinan lembaga yang dinilai gagal itu adalah Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol Tito Karnavian, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan dan kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Suhardi Alius.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (Permahi) DKI Jakarta, Andi Maruli mengatakan, seharusnya mereka memiliki rasa malu karena gagal menjalankan tugas dan fungsinya untuk melindungi, menjaga keamanan dan mencegah terjadinya pembunuhan terhadap warga negara.


"Karena itu, kami dari keluarga besar Permahi Jakarta mendesak Presiden Republik Indonesia Joko Widodo untuk mencopot Kapolri, Kepala BIN dan Kepala BNPT," tegas Andi Maruli di Jakarta, Jumat (18/5).

Menurut Andi, rentetan peristiwa pembunuhan warga negara secara terencana oleh orang-orang yang diidentifikasi sebagai teroris, membuktikan tiga institusi yang paling bertanggung jawab itu tidak menjalankan tugas dan fungsinya dengan benar.

Bahkan, lanjut Andi, masing-masing pimpinan lembaga itu malah ngeles dan mencari-cari kambing hitam atas kegagalan mereka dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya.

Bagi Permahi, kata Andi, Kapolri Tito telah gagal dan tidak becus memimpin institusi kepolisian dalam mencegah aksi aksi terorisme di Indonesia.

"Masyarakat terbunuhi, dibom dan mati mengenaskan. Sehingga masyarakat merasa tidak aman,: ujarnya.

Sedangkan Budi Gunawan, dinilai Perhami, gagal menjalankan fungsi dan tugas BIN yaitu deteksi dini seperti yang diamanat UU.

Permahi juga menilai, Suhardi Alius gagal menjalankan tugas dan fungsinya melakukan deradikalisasi.

"Mereka semua hanya membuang-buang uang negara, tapi hasilnya minim. Warga negara tetap terkapar terbunuh kok," kata Andi Maruli.

Kepada Komisi I DPR, Andi Maruli mendesak agar ketiga lembaga itu segera dimintai pertanggungjawabannya.

"Kami mendesak Komisi I DPR segera membentuk Pansus terkait penanganan aksi teror di beberapa wilayah," ujarnya.[wid]


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya