Berita

Foto/Net

Nusantara

BK-PSDM Palembang Siapkan Tim Khusus Pantau Kinerja ASN Di Bulan Puasa

JUMAT, 18 MEI 2018 | 04:40 WIB | LAPORAN:

Bulan Ramadhan bukan menjadi halangan bagi seluruh pegawai di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang untuk tetap menjaga kinerja.

Agar hal ini terus berjalan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BK-PSDM) Kota Palembang, akan melakukan pengawasan terhadap seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Kepala BK-PSDM Kota Palembang Ratu Dewa menyampaikan, tim khusus yang digagas pihaknya akan memantau kinerja para pegawai.


Hal ini lantaran masyarakat membutuhkan pelayanan prima dari seluruh pegawai Pemkot Palembang. Selain itu peningkatan kinerja juga landasan penilaian untuk seluruh ASN terkait tunjangan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).

"Kita minta puasa tidak dijadikan alasan untuk bermalas-malasan. Kita juga minta mulai sekarang seluruh ASN atau PNS dapat meningkatkan kinerjanya, karena ini akan menjadi penilaian kita," jelasnya seperti diberitakan Kantor Berita RMOLSumsel, Kamis (17/5).

Ratu menambahkan tim khusus yang terdiri dari pegawai BK-PSDM dan Satpol PP Pemkot Palembang ini mulai melakukan pengawasan pada hari ke lima Ramadhan atau Senin (21/5).

"Nanti akan ada tiga orang yang datang dan melakukan sidak. Nanti akan ada penilaian, jika kurang dari great, maka TPP didapat akan disesuaikan dengan kinerja dan kehadiran," terangnya.

Selama bulan Ramadhan ini, sambung Ratu, ASN sudah mendapatkan pemangkasan jam kerja sesuai dengan surat edaran No 336 Tahun 2018/Kemenpan tentang aturan kerja ASN selama bulan Ramasan.

Jadwal kerja untuk Senin-Kamis dimulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB dan untuk Jumat dimulai pukul 08.00 Hingga 15.30 WIB. Sedangkan untuk enam hari kerja bagi Puskesmas dan guru dimulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB dan Jumat pukul 08.00 hingga 14.30 WIB.

"Kita harapkan setelah adanya edaran bisa mematuhi dan disipilin dalam bekerja,  karena dengan adanya tim khusus tentunya para ASN akan dilihat langsung daftar kehadirannya. Kalau ada ASN kedapatan tidak hadir atau absen tanpa keterangan, maka tim khusus langsung mencoret daftar hadirnya," tandasnya. [nes]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya