Berita

Kang Hasan/Net

Nusantara

Kang Hasan Janji Buka Akses Modal Tanpa Agunan Bagi Petani

KAMIS, 17 MEI 2018 | 10:28 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Selama ini, petani seringkali hanya mengandalkan hasil pertanian sebagai sumber penghasilan utama. Karena kurang modal dan pembinaan, jarang ada petani memiliki usaha lain sebagai tambahan.

Begitu kata calon gubernur Jawa Barat nomor urut 2, TB Hasanuddin atau akrab disapa Kang Hasan saat mengunjungi kelompok tani di Kampung Pasir Bentang, Desa Mekar Jaya, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Rabu (16/5).

Menurut mantan anggota Komisi I DPR RI itu, para petani harus memiliki usaha produk turunan dari hasil tani. Oleh karenanya, Kang Hasan akan memberdayakan para petani melalui pembinaan dan pelatihan usaha.


Bukan hanya itu, purnawirawan Jenderal TNI AD itu juga akan membuka akses permodalan bagi para petani tanpa agunan, melalui Bumdes atau Koperasi kelompok tani.

"Itu semua ada dalam program kami, JabarSeubeuh, agar ketika petani menunggu hasil tani, bisa menjalankan usaha lain," kata Kang Hasan dalam keterangan tertulisnya, Kamis (17/5).

Kang Hasan menyampaikan, akan terus memperjuangkan kesejahteraan para petani di Jawa Barat, dengan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat. Salah satunya, program presiden Jokowi untuk memberikan izin pengolahan lahan selama 35 tahun untuk petani, melalui lahan perhutani.

Hal itu, lanjut Kang Hasan, sebagai solusi bagi para petani yang tidak memiliki lahan untuk digarap. Lahan tersebut nantinya, juga bisa diwariskan kepada anak cucunya sebagai lahan garapan.

"Buat saya, ini kesempatan rakyat mendapatkan hak tanah, tidak usah dipolitisir, yang penting rakyat punya tanah, sudah," tegasnya.

Sementara itu, Roni Usman Usmana, Koordinator Petani Jawa Barat berharap, ditangan Kang Hasan para petani akan mendapatkan akses yang mudah untuk berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait, terutama masalah permodalan, sebagai dasar untuk memulai usaha bagi para petani. Sehingga, masyarakat petani bisa lebih sejahtera.

"Selain itu, melalui Kang Hasan, Legal formal khususnya di lokasi lahan kehutanan itu betul bisa diterima olah rakyat Jawa Barat," pungkasnya.

Di tempat yang sama, Kang Hasan juga sempat menyapa masyarakat yang sedang mengikuti pengobatan gratis, yang diselenggarakan oleh kader PDI Perjuangan. [ian]

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Dino Patti Djalal Endus Tim Siluman Mulai Bergerak

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:51

Trump Ancam Serang Iran Besok

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:50

Wajah Indonesia di WCCE 2026, Mulai Film Jumbo hingga Komedi Pandji

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:34

Survei: 64 Persen Publik Tidak Puas dengan Program MBG

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:21

Dino Patti Djalal Buka Suara soal Kabar Ketemu Dubes Singapura dan Saiful Mujani

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:46

Istiqomah Bela Palestina, Syahrul Aidi Dukung MUI Tolak Konser Andrea Bocelli

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:28

Zurich Topas Life Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:06

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Anak-anak Korban Karhutla Diminta Tetap Semangat Belajar

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:37

Kedubes Singapura Tegaskan Kabar Pertemuan Saiful Mujani dan Dino Patti Djalal Hoaks

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:19

Selengkapnya