Berita

Ahmad Muzani/Net

Politik

Ini Pertimbangan Gerindra Tentukan Pendamping Prabowo

RABU, 16 MEI 2018 | 14:39 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Gerindra masih terus menggodok nama calon wakil presiden (cawapres) pendamping Prabowo Subianto di Pilpres 2019.

Ada sejumlah hal yang menjadi pertimbangan Gerindra dalam menentukan pendamping Prabowo

Sekjen DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani menjabarkan bahwa pertimbangan pertama itu berkaitan dengan ambang batas pencalonan presiden (presidential threshold). Gerindra harus memikirkan agar Prabowo lolos ambang batas 25 persen suara nasional atau 20 persen kursi di DPR.


Dalam hal ini, Gerindra harus mencari partai koalisi agar PT tersebut dipenuhi.

“Jadi, soal pilpres sekarang ini kami dari Gerindra terus menerus melakukan pendekatan untuk melengkapi jumlah partai yang memungkinkan Pak Prabowo bisa maju sebagai calon presiden,” ujar Muzani di komplek Parlemen, Jakarta, Rabu (16/5).

Muzani menjelaskan bahwa kursi Gerindra saat ini sebanyak 73 dan kurang 39 kursi lagi. Sementara, sambungnya, para partai pendukung juga memberikan syarat jika memberikan dukungan.

“Syaratnya adalah diajukannya elite pemimpin mereka jadi calon pendamping. Itu yang kita pertimbangkan,” bebernya.

Selain itu, Gerindra juga berharap figur cawapres Prabowo nantinya bisa jadi faktor penentu kemenangan Prabowo.

“Katanya, wakil presiden juga jadi faktor yang menyebabkan kemenangan, itu yang kita pikirkan juga,” pungkasnya. [ian]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya