Berita

Foto: Ist

Politik

Kader GM FKPPI Diminta Jadi Mata Dan Telinga Aparat Keamanan

RABU, 16 MEI 2018 | 03:41 WIB | LAPORAN:

Seluruh jajaran Generasi Muda Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (GM FKPPI) diminta membantu aparat keamanan dalam meredam kemungkinan-kemungkinan terjadinya teror lanjutan.

Imbauan ini disampaikan Pengurus Pusat Generasi Muda FKPPI melalui rilis yang disebarkan kepada awak media, Selasa (15/5).

"Seluruh kader Generasi Muda FKPPI harus menjadi mata dan telinga aparat keamanan terhadap potensi hidupnya jaringan teroris yang dapat saja tinggal dan bekerja di sekitar lingkungan para kader," kata Sekretaris Jenderal Generasi Muda FKPPI, Nurseto BS.


Sementara itu, Ketua Umum Generasi Muda FKPPI, Hans Silalahi mengatakan, pihaknya mengutuk aksi bom tersebut dan menghimbau agar Pemerintah dan aparat terkait untuk segera menuntaskan permasalahan terorisme sampai ke akarnya.

"Kita mengapresiasi atas tindakan cepat yang telah diambil oleh Pemerintah dan Polri dalam meredam kemungkinan-kemungkinan terjadinya teror lanjutan. Namun tindakan tersebut harus dilanjutkan dengan memberantas teroris sampai ke akarnya," ungkap dia.

"Permasalahan terorisme sudah terlalu sering terjadi dan apabila masalah ini tidak diselesaikan secara tuntas, akan memecah belah persatuan Bangsa, serta menggangu stabilitas Ekonomi, Politik dan Keamanan," tambah Hans.

Di kesempatan yang sama Bendahara Umum Generasi Muda FKPPI, Dwi Rianta Soerbakti meminta seluruh lapisan masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan Bangsa, menjadikan NKRI harga mati, dan tidak gentar dengan segala bentuk toror.

"Kami mengimbau seluruh kader Generasi Muda FKPPI sebagai 'Darah Daging' TNI-Polri dan binaan TNI-Polri untuk tetap waspada dan menjadikan teroris sebagai musuh bersama serta berani melawan segala bentuk teror," tutup Dwi.  [nes]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya