Berita

Susilo Bambang Yudhoyono/Net

Politik

Jokowi Singgung Kebijakan Subsidi, SBY: Harusnya Kita Bersatu Padu Bukan Malah Cekcok

RABU, 16 MEI 2018 | 01:08 WIB | LAPORAN:

Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) angkat bicara terkait pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyinggung kebijakan subsidi harga BBM yang diterapkan periode SBY tidak bisa meratakan harga BBM di seluruh wilayah Indonesia.

Respons SBY tersebut disampaikan melalui kicauan Twitter di akun resmi miliknya miliknya pada Selasa malam (15/5).

Menurut SBY pernyataan Jokowi mengenai kebijakan subsidi BBM didapat dari percakapan publik, termasuk di media sosial.


"Pak Jokowi intinya mengkritik dan menyalahkan kebijakan subsidi untuk rakyat dan kebijakan harga BBM, yang berlaku di era pemerintahan saya," tulis SBY dalam akun @SBYudhoyono.

Lebih lanjut, SBY menjelaskan dirinya bisa saja menjelaskan kepada Jokowi mengenai kebijakan subsidi yang dijalankan saat memimpin pemerintahan. Namun hal ini akan menjadi penilaian buruk di masyarakat. Apalagi, sambung SBY, saat ini masyarakat tengah menghadapi masalah keamanan, politik dan ekonomi.

Ia juga meminta para mantan menteri dan pejabat pemerintah di era pemerintahannya, para kader Partai Demokrat dan konstituen, tetap sabar atas kritik dan menyalahkan Jokowi terkait kebijakan subsidi untuk rakyat di kepemimpinannya.

"Justru kita harus bersatu padu. Juga makin rukun. Jangan malah cekcok dan beri contoh yang tak baik kepada rakyat. Malu kita," pungkasnya.

Sebelumnya dalam Presiden Jokowi menyatakan kebijakan BBM satu harga di seluruh daerah sudah dapat diterapkan di berbagai daerah di Indonesia lantaran pemerintah telah mencabut subsidi BBM.

Pada pemerintahan sebelumnya, terdapat subsidi BBM sebesar Rp340 triliun. Namun, BBM satu harga tidak bisa diterapkan di seluruh daerah.

"Dulu subsidi Rp 340 triliun kenapa harga nggak bisa sama. Ada apa? Kenapa nggak ditanyakan? Sekarang subsidi sudah nggak ada untuk di BBM, tapi harga bisa disamakan dengan di sini. Ini yang harus ditanyakan. Tanyanya ke saya, saya jawab nanti. Ini yang harus juga disampaikan ke masyarakat," ujar Jokowi saat menghadiri penutupan Workshop Nasional Anggota DPRD PPP se-Indonesia 2018 di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara, Selasa (15/5). [nes]


Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya