Berita

Lukman Hakim Saifuddin/Net

Politik

Keluarga ASN Kemenag Terlibat Jaringan Teror, Menteri Lukman: Kami Punya Keterbatasan

RABU, 16 MEI 2018 | 00:11 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengaku memiliki keterbatasan dalam mengawasi pegawai di lingkungan Kementerian Agama yang masuk dalam jaringan teroris.

Menurut Lukman Kemenag merupakan lembaga yang memiliki satuan kerja (satker) terbanyak di seluruh Indonesia. Yakni tidak kurang dari 4.457 satker.

"Kita membawahi 220 ribu ASN (Apratur Sipil Negara) di Kemenag di seluruh tanah air, tentu kami punya keterbatasan untuk bisa mengetahui secara persis aktivitas keseharian dari setiap ASN," ujar Lukman di Auditorium KH M Rosjadi, Kemenag, Jakarta, (15/5).


Lebih lanjut Lukman mengakui istri Budi Satrio, terduga teroris yang ditembak mati Tim Densus 88 Antiteror di Sidoarjo, adalah ASN Kemenag.

Hal itu diketahui setelah Inspektorat Jenderal Kemenag menelusuri informasi adanya keluarga ASN Kemenag yang terlibat jaringan teroris.

Pihaknya membenarkan informasi itu, bahwa keterangan yang menyebut suami dari PNS Kemenag adalah terduga teroris itu terkonfirmasi. Namun demikian, hal tersebut merupakan pelajaran bagi pihaknya untuk lebih meningkatkan pengawasan.

Lukman juga berjanji akan memberi sanksi tegas kepada ASN di lingkungan Kemenag yang masuk dalam jaringan terorisme dan diduga ikut terlibat dalam kegiatan terorisme.

Selain itu Kemenag akan lebih waspada saat merekrut ASN. Ke depan, Kemenag akan menekankan pada calon ASN untuk menyatakan kesetiaannya pada Pancasila dan berkomitmen tinggi kepada NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

"Setiap ASN apalagi di Kemenag mengawali masa kerja dengan mengangkat sumpah dan dia harus tunduk pada UU ASN dan kalau dia benar terbukti melakukan teroris maka kami beri sanksi tegas," pungkasnya.

Sebelumnya Densus 88 Antiteror menembak mati terduga teroris bernama Budi Satrio di kawasan Perumahan Puri Maharani blok A4/11 11 Masangan Wetan, Sukodono, Sidoarjo, Senin (14/5).

Polisi terpaksa melakukan tindakan tegas lantaran ada perlawan saat dilakukan penangkapan.

Menurut Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto Budi berperan sebagai penampung dana yang digunakan kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Surabaya. JAD Surabaya diketuai oleh Dita Oepriarto pelaku teror yang melakukan bom bunuh diri di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya pada Minggu (13/5). [nes]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya