Berita

Politik

Gerindra: Apa Salahnya Kalau Mau Ganti Presiden Pilih Sudrajat-Syaikhu?

SELASA, 15 MEI 2018 | 21:44 WIB | LAPORAN:

Tidak ada yang salah dari pernyataan penutup pasangan nomor urut tiga Sudrajat-Ahmad Syaikhu ketika debat sesi kedua Pilgub Jawa Barat, kemarin malam.

Dalam pernyataan penutup itu, Sudrajat menyebut jika dirinya menang maka 2019 akan ganti Presiden. Syaikhu melengkapi ucapan Sudrajat dengan memamerkan kaos putih bertuliskan "2018 Asyik Menang, 2019 Ganti Presiden".

"Kalau mau ganti presiden di 2019 pilihlah Sudrajat-Syaikhu, apa salahnya? Itu sangat demokratis dan sangat etis," kata Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon kepada wartawan, Selasa (15/5).


Fadli menilai apa yang dilakukan Sudrajat-Saikhu itu merupakan hal yang sangat wajar dan diperbolehkan dalam demokrasi.

Menurutnya, semua gagasan bisa disampaikan di hadapan publik dalam demokrasi. Terlebih, sebagai kontestan politik, harus punya strategi untuk menang.

"Misalnya kandidat lain mengatakan pilih ini, nanti Jokowi jadi presiden lagi. Emang gak boleh?" katanya.

Fadli menegaskan kericuhan dalam debat setelah aksi Sudrajat-Syaikhu merupakan perbuatan orang-orang yang tidak paham akan demokrasi.

"Orang yang ricuh aja nggak ngerti demokrasi," ujarnya.

Kericuhan antar pendukung kandidat terjadi ketika pasangan Sudrajat dan Ahmad Syaikhu pamer kaos putih bertuliskan "2018 Asyik Menang, 2019 Ganti Presiden".

Kericuhan terjadi karena pendukung nomor urut 4 Dedy Mizwar-Dedy Mulyadi marah ke pendukung paslon nomor urut 2 TB Hasanuddin-Anton Charlian karena terus meneriakkan "Hidup Jokowi" usai aksi Sudrajat-Saikhu itu. Pendukung Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi tak terima karena jagoan mereka jadi tertunda menyampaikan closing statemen.[dem]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya