Berita

Pasangan Asyik/Net

Nusantara

Saat Debat, Kang Hasan Cerminkan Pemimpin Tegas Mengayomi

SELASA, 15 MEI 2018 | 13:19 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Sikap calon gubernur  Jawa Barat TB. Hasanuddin yang menenangkan pendukungnya saat insiden kericuhan yang dipicu dengan pernyataan #GantiPresiden2019 sambil memamerkan kaos oleh pasangan Sudrajat-Syaikhu merupakan sikap pemimpin yang memiliki jiwa tegas dan pengayom.

Demikian disampaikan pakar komunikasi Universitas Pasundan, M. Ridlo Eisy. Ridlo menilai Kang Hasan dengan tegas mengambil alih suasana dan menyerukan kepada pendukungnya yang tersulut emosi untuk tetap tenang dan tidak terpancing.

"Dapat kita saksikan di Video Kang Hasan dan Kang Anton inisiatif maju ke depan untuk meredakan. Kita tidak bisa membayangkan jika Kang Hasan membiarkan pendukungnya yang sudah emosi itu. Pasti akan menimbulkan kekacauan dan anarkisme disana," kata Ridlo beberapa saat lalu (Selasa,15/5).


Menurut Ridlo pengalaman Kang Hasan di dunia militer rupanya mempengaruhi gaya berpolitik Kang Hasan yang mengedepankan keutuhan negara ketimbang kepentingan pragmatis. Karakter tegas dan pengayom itu menurut Ridlo  yang dibutuhkan untuk Jawa Barat saat ini.

"Mungkin beliaukan di militer lama di lapangan dan pernah menjadi Komandan Garnisum sehingga berani dan paham," jelas Ridlo.

Ridlo lalu mengomentari jalannya Debat Publik Pilkada yang hampir 2 jam itu. Ridlo melihat solusi beragam masalah yang dibahas saat debat itu adalah perlunya keberanian dan keamanan.

"Masalah kerusakan lingkungan, sungai Citarum, masalah banjir, masalah penyedota air, lalu pertambangan, penyelesainnya adalah keberanian menegakkan aturan," jelas Ridlo. [ian]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Dokumen dan BBE Usai Geledah Rumah Mewah Anggota Polri Yayat Sudrajat

Kamis, 10 September 2026 | 20:17

Pendalaman Fakta dan Penegakan Hukum Transparan Diperlukan di Kasus DJKA

Kamis, 10 September 2026 | 20:12

Tim 9 Kejagung Temukan Bukti Pemerasan Febrie di Kasus Jiwasraya

Kamis, 10 September 2026 | 20:05

Konsisten Perkuat Investasi Berkelanjutan, DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026

Kamis, 10 September 2026 | 19:58

Waketum Golkar: Prabowo Konsisten Satukan Berbagai Warna Politik untuk Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 19:50

Rombak Ratusan Pejabat, Purbaya Minta Kemenkeu Bergerak Lebih Cepat

Kamis, 10 September 2026 | 19:40

Iwakum Dorong Pengerahan Maksimal Cari Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 | 19:31

Menyoal Kasus Dadan Cs, JMI: Jangan Ramai di Awal, Lalu Hilang di Tengah Jalan

Kamis, 10 September 2026 | 19:14

Polisi Siap Sikat Penimbun Masker di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 | 19:01

Pembagian 50:50 Kuota Haji Tambahan Ternyata Kebijakan Gus Yaqut

Kamis, 10 September 2026 | 18:45

Selengkapnya