Berita

BG dan Tito/Net

Pertahanan

Jokowi Didesak Copot BG Dan Tito

SELASA, 15 MEI 2018 | 08:59 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Presiden Joko Widodo didesak mencopot Budi Gunawan dan Tito Karnavian masing-masing dari jabatan Kepala BIN dan Kapolri.

Koalisi Mahasiswa UIN (KMU) menilai BG dan Tito telah gagal dalam menjalankan tugasnya yakni memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam bernegara.

"Kabar duka kembali harus kita telan atas aksi teror yang menimpa NKRI. Kami menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tetap tenang dan bersama melawan terorisme, sebab sasaran aksi teror adalah menebar ketakutan," kata Presidium KMU Rizki Irwansyah dalam keterangannya, Selasa (15/5).


Segala bentuk kekerasan dan teror merupakan musuh kemanusiaan. Kendati demikian, beberapa data menunjukkan beragam aksi teror dan kekerasan yang dilakukan oleh kelompok teroris di Indonesia setiap tahun intensitasnya terus mengalami kenaikan.

"Potret tersebut tentu saja menegaskan bahwa BIN dan Porli telah gagal menjalankan memberikan rasa aman terhadap masyarakat dalam bernegara," terang Rizki.

"Kinerja BIN dan Porli di bawah komando BG dan Tito tidak becus bahkan bisa gagal dalam memimpin instansi keamanan negara," tambahnya.

Dia  melanjutkan, BIN yang seharusnya melakukan pencegahan aksi terorisme sejak dini, justru malah membuat Indonesia sebagai rumah bagi teroris. Sama halnya dengan yang Porli yang sejatinya dapat memberikan jaminan keamanan dalam negeri.

Oleh sebab itu, KMU mendesak Jokowi sapaan akrab kepala negara dapat mengambil sikap tegas dan berani mencopot BG dan Tito.

"Presiden harus berani dan tegas terhadap kelalaian yang mengakibatkan stabilitas keamanan negara terganggu," tutup Rizki Irwansyah. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya