Berita

Foto/Net

Politik

LPI Bantu Polisi Cegah Perpecahan Umat Saat Pilkada

SELASA, 15 MEI 2018 | 07:08 WIB | LAPORAN:

Panglima Laskar Pembela Islam (LPI) organisasi sayap Front Pembela Islam (FPI) Ustadz Maman Suryadi berharap dukungan ulama kepada pasangan calon (paslon) berbeda di Pilkada serentak 2018 tidak menimbulkan perpecahan di kalangan umat.

Menurutnya dalam negara demokrasi pemberian dukungan kepada calon yang berbeda adalah hal biasa. Jangan akibat sikap tersebut umat menjadi terpecah dan pilkada berjalan tidak kondusif.

Maman menambahkan pihaknya juga ikut berupaya agar pemberian dukungan oleh kalangan ulama Islam kepada paslon peserta pilkada tidak membuat mereka pecah.


"Langkah yang dilakukan, antara lain dengan mempererat tali silaturahim melalui Maulid Nabi, Tabligh Akbar, dan kegiatan lainnya," ujanya di sela perayaan Isra Mi'raj dan Maulid Nabi Muhammad SAW serta Tabligh Akbar bertema "Kita Menangkan Pemimpin Muslim yang Beriman dan Bertaqwa Tanpa Merusak Hubungan Silaturrahmi Dalam Menjaga Keutuhan Umat" di Ponpes An-Nur Desa Babakan, Cise'eng, Bogor, Jawa Barat (Jabar), Senin (14/5).

Maman menambahkan agar pilkada bisa berjalan lancar dan aman LPI akan bekerjasama dengan pihak kepolisian. Menurutnya selama ini koordinasi antara LPI dengan Polri dan TNI sudah berjalan cukup baik.

Untuk menjaga agar suasana kondusif selama pelaksanaan pilkada serentak LPI seperti biasa akan melakukan pemantauan. Tentu semua dilakukan dengan melakukan koordinasi dengan aparat terkait seperti Polri dan Bawaslu.

"Pada prinsipnya kami menginginkan umat Islam dapat menyalurkan aspirasi politiknya sesuai keyakinan. Yang penting pemimpin yang didukung bukan penista agama," tutupnya.

Dalam acara tersebut hadir juga Duta Besar (Dubes) Qatar untuk Indonesia H.E. Ahmed Bin Jassim Al Hamar dan sejumlah tamu undangan lainnya. [nes]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya