Berita

Foto: Ist

Hukum

Ingin Serang Mako Brimob, Terduga Teroris Diamankan Di Palembang

SELASA, 15 MEI 2018 | 06:45 WIB | LAPORAN:

Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel) berhasil mengamankan dua terduga teroris dikawasan KM 5 Palembang, Sumatera Selatan.

Pengamanan kedua warga Pekanbaru, Riau berinisial AH dan HK ini, dilakukan tim Densus 88 Antiteror dan Intelkam Polda Sumsel sekitar pukul 17.00 WIB Senin (14/5).

Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara menyampaikan, terduga pelaku teror ini, diamankan, setelah pihaknya mendapat informasi jika keduanya baru saja tiba di Palembang.


"Mereka ini baru saja tiba di Palembang, dari Pekanbaru hendak ke Jakarta. Tapi dua pelaku mampir ke Palembang dan diketahui hendak konsultasi," ujar Zulkarnain dalam keterangan tertulisnya, Senin (14/5).

Lebih lanjut disampaikan Jenderal bintang dua ini, ada tujuh orang yang berangkat dari Riau hendak ke Jakarta yang diketahui untuk membebaskan jaringan mereka di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

"Jadi mereka ini diduga adalah jaringan pelaku teror bom di Surabaya, karena dari keterangan salah satu terduga pelaku seperti itu," jelasnya.

Zulkarnain menambahkan dari penangkapan ini pihaknya akan mengembangkan kasus ke arah tujuan mereka melakukan teror serta mencari pihak yang memberikan konsultasi terhadap keduanya. Termasuk rencana-rencana aksi mereka kedepan.

Sejauh ini, berdasarkan pengakuan sementara dari AH dan HK, perbuatan mereka karena anti terhadap Pancasila. Jaringan ini diketahui akan menegakkan dasar negara Indonesia berazazkan hukum islam atau Khilafah.

"Ada rencana teror lain yang mungkin telah mereka siapkan. Apalagi mereka berencana akan membebaskan napi rekan rekan mereka," tandasnya.  [nes]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya