Berita

Korea Utara/Net

Dunia

KCNA: Jepang Ulur Perdamaian Semenanjung Korea

SENIN, 14 MEI 2018 | 13:34 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Korea Utara mengklaim bahwa penculikan yang dilakukan semasa Perang Dingin terhadap warga Jepang telah diselesaikan.

Dimuat kantor berita Korea Utara yang dikelola negara, KCNA, Korea Utara mengecam desakan Jepang yang menyebut tidak akan menormalkan hubungan diplomatik dengan Korea Utara sampai menyelesaikan masalah penculikan belasna warga Jepang oleh Korea Utara antara tahun 1970an dan 1980an.

Korea Utara menuduh Jepang berusaha menghancurkan kemajuan terakhir menuju denuklirisasi semenanjung Korea.


"Kaum reaksioner Jepang menghipnotis masalah penculikan, yang sudah diselesaikan," begitu keterangan yang dimuat KCNA seperti dimuat The Guardian.

"Ini hanya perilaku yang kejam dan bodoh untuk membendung tren perdamaian di semenanjung Korea dengan biaya apapun meskipun dengan suara bulat dipuji oleh masyarakat internasional," sambung keterangan yang sama.

Dalam media yang sama disebut bahwa saat seluruh dunia secara aktif mendukung dan menyambut KTT Korea Utara-Amerika Serikat mendatang, hanya Jepang yang bergerak melawan tren. [mel]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya