Berita

Bom di Surabaya/Net

Dunia

Jepang Ikut Berduka Dengan Serangan Bom Surabaya

SENIN, 14 MEI 2018 | 10:38 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Jepang ikut berduka dengan serangan bom yang terjadi di Surabaya. Hal itu dituangkan dalam ucapan belasungkawa yang disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Jepang, Taro Kano, seperti keterangan yang diterima redaksi awal pekan ini.

"Saya merasa terkejut dan sangat marah. Teror serta tindakan tirani semacam ini dengan alasan apapun tidak bisa dimaafkan. Kami mengutuk dengan keras aksi tersebut," ujarnya dalam ucapan simpati dan belasungkawa kepada Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi.

"Kami menyampaikan rasa simpati serta belangsungkawa kepada para korban meninggal beserta keluarga mereka serta simpati yang mendalam kepada seluruh korban luka yang saat ini dalam perawatan di rumah sakit," jelasnya.


"Sekaligus kami menyampaikan rasa solidaritas kepada Pemerintah Indonesia terutama kepada Yang Mulia serta seluruh rakyat dan bangsa Indonesia atas kejadian ini," tutupnya. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya