Berita

M. Misbakhun/Net

Pertahanan

Teroris Berulah Lagi, Partai Golkar Yakin Indonesia Tetap Layak Investasi

SENIN, 14 MEI 2018 | 10:22 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Ketua DPP Partai Golkar M. Misbakhun menilai Presiden Joko Widodo telah melakukan langkah tepat dalam merespons aksi teror bom di Surabaya, Minggu (13/5). Anggota Komisi XI DPR itu meyakini langkah yang dilakukan Jokowi tidak hanya menguatkan masyakarat, tapi juga memberikan jaminan bagi investor dan para pelaku ekonomi.

Misbakhun mengatakan, keputusan Jokowi bersama Menkopolhukam Wiranto, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Kepala BIN Budi Gunawan mendatangi lokasi pengeboman di Surabaya telah memberikan pesan yang nyata kepada dunia internasional bahwa pemerintahan saat ini sangat serius menjaga rasa aman sekaligus bersungguh-sungguh menangani permasalahan terorisme.

"Kedatangan Presiden Jokowi ke tempat kejadian perkara peledakan bom di Surabaya adalah bukti keseriusan pemerintah dan saya yakin akan menjadi sinyal positif dan akan direspons positif pula oleh investor," ujar Misbakhun dalam keterangannya, Senin (14/5).


Pasca teror bom di Surabaya, kata Misbakhun, masyarakat juga beramai-ramai memberikan dukungan ke pemerintah dan lembaga penegak hukum untuk menindak para pihak yang terlibat dalam aksi keji itu. Harapan masyarakat terlihat masif di media konvensional ataupun media sosial.

Lebih lanjut Misbakhun mengatakan, bukan kali ini saja Indonesia disasar teror yang berpotensi berimbas ke perekonomian. Bahkan, para investor juga pernah mengalami periode-periode sulit saat teror demi teror marak di berbagai kota di tanah air.

Namun, para investor tetap bertahan menjaga investasi modal mereka di Indonesia. "Dan tidak ada yang memindahkankan investasinya ke luar negeri karena teror," ujar Misbakhun.

Karena itu Misbakhun mengaku optimistis perekonomian Indonesia akan tetap terjaga dan investor pun tak bakal hengkang.

"Saya berkeyakinan bahwa para investor baik yang melakukan investasi langsung, investor di pasar modal maupun di pasar surat berharga akan memberikan respon yang positif terhadap upaya-upaya penanggulangan terorisme yang dipimpin langsung oleh Presiden Jokowi," tegasnya.

Politikus yang dikenal getol membela kebijakan Jokowi itu menegaskan dukungannya atas setiap upaya pemerintah untuk membangun kepercayaan para investor supaya mereka tidak terpengaruh dengan teror bom. Sejauh ini, sambungnya, kondisi keamanan di Indonesia tetap terjaga dan aparat pun sangat serius membasmi pelaku teror.

Karena secara keseluruhan wilayah Indonesia masih sangat aman dan kondusif, Misbakhun meyakini para investor tetap merasa aman. Dia optimistis stabilitas nilai tukar rupiah dan indeks harga saham gabungan (IHSG) tak akan terpengaruh teror bom.

"Karena para investor lebih mendasarkan keputusan investasi mereka lebih utama kepada alasan pada sentimen-sentimen ekonomi daripada sentimen-sentimen non ekonomi seperti keamanan karena mereka yakin bahwa pihak keamanan secara sungguh-sungguh melakukan upaya penanganan terhadap aksi teror," pungkasnya. [rus]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya