Berita

Bom di Surabaya/Net

Dunia

Singapura Ikut Berduka Pasca Bom Surabaya

SENIN, 14 MEI 2018 | 07:13 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Singapura mengecam pemboman yang terjadi di dekat tiga gereja di Surabaya akhir pekan kemarin.

"Serangan keji itu mengakibatkan hilangnya nyawa tak berdosa dan menyebabkan banyak luka. Singapura mengucapkan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga yang berduka, dan berharap pemulihan yang cepat terluka," kata seorang juru bicar Kementerian Luar Negeri Singapura.

Tidak ada laporan warga Singapura yang terkena dampak langsung atau cedera akibat ledakan bom.


"Warga Singapura di Surabaya harus mengambil tindakan pencegahan yang diperlukan untuk keselamatan pribadi mereka, mengindahkan instruksi dari pemerintah setempat, dan memantau ketat berita lokal. Anda harus tetap berhubungan dengan keluarga dan teman-teman sehingga mereka tahu Anda aman," begitu imbauan yang dikeluarkan Singapura seperti dimuat Channel News Asia.

Perdana Menteri Singapura Lee Hsein Loong juga menulis surat yang ditujukkan pada Presiden Joko Widodo.

"Atas nama Pemerintah Singapura, saya menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga korban yang berduka, dan berharap yang terluka dapat pulih dengan cepat," kata Lee dalam surat tersebut awal pekan ini.

"Singapura sangat mengutuk tindakan kekerasan yang tidak masuk akal dan tak berperasaan terhadap warga sipil di tempat-tempat ibadah. Saya yakin bahwa Pemerintah Indonesia akan mampu menghadapi situasi secara meyakinkan," sambungnya.

"Singapura siap untuk bekerja sama dengan Indonesia untuk membawa mereka yang bertanggung jawab atas tindakan kekerasan yang demikian tercela ke pengadilan. Saya yakin bahwa persatuan dan ketetapan orang Indonesia tidak akan goyah selama masa sulit ini," tandasnya. [mel]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Pasar Jaya Minta Maaf soal Gunungan Sampah di Pasar Induk Kramat Jati

Minggu, 29 Maret 2026 | 00:01

BRIN Gandeng UAG University Kolaborasi Perkuat Talenta Peneliti Indonesia

Sabtu, 28 Maret 2026 | 23:40

Masyarakat Apresiasi Bazar dan Hiburan Rakyat di Monas

Sabtu, 28 Maret 2026 | 23:30

Menata Ulang Skema Konsesi Bandara

Sabtu, 28 Maret 2026 | 23:00

Tak Bisa Asal Gugat, Sengketa Partai Harus Selesai di Internal Dulu

Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:41

Peradilan Militer Punya Legitimasi dan Tak Bisa Dipisahkan dari Sistem

Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:21

Pasar Murah di Monas, Pemerintah Salurkan Ratusan Ribu Paket Sembako

Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:05

Juara Hafalan Al-Quran di Lybia, Pratu Nawawi Terima Kenaikan Pangkat

Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:41

Rudal Israel Hantam Mobil Pers, Fatima Ftouni Jurnalis Al Mayadeen Gugur

Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:37

DPR Optimistis Diplomasi Pemerintah Amankan Kapal Pertamina di Selat Hormuz

Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:17

Selengkapnya