Berita

Foto: Repro

Politik

Bom Surabaya Koreksi Bagi Aparat Keamanan

MINGGU, 13 MEI 2018 | 19:14 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

RMOL. Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) dengan tegas mengecam aksi penyerangan bom bunuh diri terhadap sejumlah gereja di Surabaya, pagi tadi.

"Ini tindakan yang tidak manusiawi. Agama yang saya anut yakni Islam sangat tegas menolak aksi-aksi semacam itu," kata ketua Umum KAMMi Irfan Achmad Fauzi melalui siaran persnya yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (13/5).

Menurut dia, kejadian tersebut harus menjadi koreksi bagi aparat keamanan. Ia menduga ada aktor intelektual di balik serangan itu.


"Aksi penyerangan ini sangat di luar bayangan saya pribadi. Kenapa hal ini masih saja terjadi? Siapa aktor intelektualnya?" tanyanya.

Untuk itulah, hemat dia, kepolisian harus segera menangkap para pelaku dan membongkar motif di balik penyerangan di Surabaya agar tidak menimbulkan keresahan dan saling curiga di masyarakat.

"Kita tentunya tidak mau masyarakat saling tebak-menebak dan justru mendapatkan kabar yang tidak valid," terangnya.

Namun yang pasti, tambah Irfan, teror bom Surabaya menjadi catatan sejarah yang buruk bagi kedamaian di republik ini.[wid]


Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya