Berita

Sodik Mudjahid/Net

Politik

Fatwa MUI Soal Politik Agama Berkontribusi Mewujudkan Demokrasi Pancasila Dan UUD 45

MINGGU, 13 MEI 2018 | 01:03 WIB | LAPORAN:

. Fatwa tentang Islam, politik, masjid dan partai politik yang dikeluarkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) diapresiasi kalangan dewan.

Fatwanya antara lain Islam menolak pandangan dan upaya yang memisahkan agama dengan politik, dan boleh menjadikan masjid sebagai sarana politik keumatan.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR Sodik Mudjahid mengatakan fatwa tersebut menunjukkan pemahaman yang mendalam cari MUI tentang Islam dan politik, sekaligus sikap istiqamah MUI tentang politik dan Islam di tengah upaya dan wacana pemisahan agama Islam dan politik.


"Fatwa MUI ini sebagai salah satu wujud  konstribusi bagi kehidupan politik dan demokrasi di Indonesia menuju demokrasi berdasarkan Pancasila dan UUD 45," kata Sodik melalui pesan elektronik yang diterima redaksi, Sabtu (12/5).

Dia menilai bahwa fatwa MUI tersebut menunjukkan pemahaman yang pas antara Islam, politik dalam kaitan dengan empat pilar kebangsaan Indonesia dan UU serta regulasi tentang politik dan hukum di Indonesia.

Selain itu, kata politisi Gerindra ini, menunjukkan pemahaman yang mendalam tentang realita dan dinamika politik praktis di Indonesia seperti kasus beberapa kelompok yang memperalat agama untuk tujuan politik hingga overakting kepolisian dan Bawaslu yang membuat pembatasan perbincangan politik di masjid.

Sodik meminta fatwa MUI ini disosoalisasikan dan diedukasikan dengan baik kepada semua pihak dan lembaga terkait.

"Perlu terus dilakukan kajian dan pengembangan tentang masalah strategis umat dan bangsa seperti masalah politik, ekonomi, budaya, hukum, keamanan dan lain-lain agar kehadiran agama  Islam memberikan pencerahan dan bimbingan yang kondusif dan produktif dalam kehidupan berbangsa dan bernegara Indonesia menuju cita-cita proklamasi," tukas Sodik.[dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pakar HTN Sambut Baik Putusan MK Perkuat Kedudukan Hasil Audit BPK

Selasa, 21 April 2026 | 18:18

Refly Harun soal Info P21 Kasus Ijazah Jokowi: Itu Ngarang!

Selasa, 21 April 2026 | 18:17

Efek Domino MBG, Pendapatan Petani Naik 60 Persen

Selasa, 21 April 2026 | 18:13

Hadiah Hari Kartini: Pengesahan UU PPRT Lindungi Pahlawan Domestik

Selasa, 21 April 2026 | 18:04

Staf PBNU Mangkir dari Panggilan, KPK Siap Jadwal Ulang

Selasa, 21 April 2026 | 17:52

RUU PPRT Disahkan DPR Bukti Perempuan Hadir di Parlemen

Selasa, 21 April 2026 | 17:43

Peringati Hari Kartini, KPP: Perempuan Harus Aktif dari Suara ke Aksi

Selasa, 21 April 2026 | 17:42

Huawei Rilis Pura 90 Series, Ini Spesifikasi, Fitur Kamera, dan Harganya

Selasa, 21 April 2026 | 17:16

Staf Orang Kepercayaan Maidi Dicecar KPK soal Penampungan Dana CSR

Selasa, 21 April 2026 | 17:13

13 WNI Jadi Korban Kebakaran 1.000 Rumah Apung di Malaysia

Selasa, 21 April 2026 | 17:10

Selengkapnya