Berita

Hukum

Polri Tangkap Empat Orang Hendak Bantu Napi Teroris Di Mako Brimob

JUMAT, 11 MEI 2018 | 18:13 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

. Empat orang terduga teroris diamankan. AM, HG, RA dan JG diambil tindakan karena diduga mau membantu para tahanan teroris di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok.

Begitu yang dikatakan oleh Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto kepada wartawan di Mabes Polri, Jumat (11/5).

"Ada sekelompok orang yang akan menuju Mako Brimob untuk melakukan bantuan terhadap napiter di sana (Mako Brimob)," kata Setyo.


Keempatnya, kata Setyo ditangkap pada Kamis (10/5) dini hari sekitar pukul 01.35 di di Jalan Stasiun Tambun, Mekarsari, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, usai melakukan rapat pertemuan usai menyusun startegi menyerang Mako Brimob guna membantu rekan-rekannya di Rutan Mako Brimob.

Namun ketika hendak dibawa ke Mako Brimob, pelaku RA dan JG melakukan perlawanan hingga akhirnya borgol yang dikenakanya terlepas lalu mencekik petugas dan berusaha mengambil Senpi milik aparat. Akhirnya, petugas terpaksa melepaskan tembakan khusus kepada kedua terduga teroris tersebut.

"Keduanya dibawa ke RS Bhayangkara, setelah dirawat RA meninggal dunia, JG dalam perawatan. Sehingga dari tindakan tegas dan terukur tersebut 1 meninggal dunia dan 1 luka-luka," terangnya.

Dalam penangkapan itu, petugas juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, diantaranya berupa 1 sangkur, 1 Belati, amunisi kaliber 9 mm 25 butir, paku tembak 25 buah, ketapel 2 buah, busur besi 3, gotri 69 butir, golok 2 buah, pelor senapan angin 48 butir.

"Dari hasil pemeriksaan sementara keempat terduga teroris tersebut jaringan JAD (Jamaah Ansharut Daulah) Bandung yang akan bergerak ke Mako Brimob," pungkasnya.[dem]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

UPDATE

Uang Tunai Rp476 Miliar, Emas Batangan, Dokumen dan Foto Keluarga Disita dari Rumah di Sentul

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:24

Beredar Kabar Mantan Sekjen MPR Maruf Cahyono Hari Ini Ditahan

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:15

KPK Panggil Mulyono di Kasus Suap Audit BPK Pemkab Muara Enim

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:11

ASN PPPK Layak Peroleh Jaminan Pensiun

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:09

Koruptor Berkedok Penegak Hukum Pengkhianat Terbesar Bangsa

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:07

Tanya Seputar Jaksa

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:00

Respons Santai Usulan Jawa Barat jadi Tatar Sunda, DPR: Fokus Kerja Sajalah!

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:57

MPR dan MK Sepakat Tak Saling Intervensi Kewenangan Lembaga

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:41

Masih Digodok DPR, Publik Diminta Tak Khawatir Usulan Kenaikan BPIH 2027

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:31

KPK Sita 12 Ribu Dolar Singapura dari Ketua DPRD Kuansing

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:22

Selengkapnya