Berita

Fahri Hamzah/Net

Politik

Selektif Pilih Cawapres Bisa Buat Jokowi Gagal Dapat Tiket

SELASA, 08 MEI 2018 | 07:49 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Petahana Presiden Joko Widodo masih dalam ancaman tidak mendapatkan tiket di Pilpres 2019. Hal ini bisa terjadi lantaran terlalu banyak calon wakil presiden yang melamar.

Begitu terang Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah dalam akun Twitter @fahrihamzah, Senin (7/5).

"Ini alasan dan situasi yang paling pelik di hadapan Jokowi yang dapat membuatnya tak dapat tiket," jelas Fahri.


Fahri menjelaskan bahwa banyaknya calon yang melamar jadi pendamping akan membuat banyak masalah menghantui Jokowi. Mulai dari kepentingan internal partai sampai soal elektabilitas.

Jokowi, sambungnya, dengan elektabilitas yang rendah akan semakin selektif memilih cawapres. Apalagi, hampir semua ketua umum partai pendukung Jokowi mengajukan diri.  

"Tetapi gara-gara itu juga malah dia bisa nggak dapat tiket," tukasnya. [ian]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya