Berita

Foto/Net

Politik

Pengamat: Perang Tagar Menggairahkan Partisipsi Masyarakat

MINGGU, 06 MEI 2018 | 00:30 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Perubahan sosial politik semakin dinamis dalam era keterbukaan ditandai dengan kebebasan berpendapat di sosial media.

Begitu kata Pengamat Politik Gun Gun Hermanto terkait polemik perang tagar #2019GantiPresiden dan #2019TetapJokwi.

Menurut Gun Gun, hal ini lumrah dan wajar. Adanya gerakan tagar merupakan ekspresi simbolik dari referensi pilihan yang ada di masing-masing orang.


"Cyber demokrasi ini memang salah satu penandanya adalah ekspresi kebebasan berpendapat. Tentu juga kebebasan untuk punya pilihan-pilihan politik sesuai dengan preferensi pilihan yang masing-masing," kata dia saat ditemui di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (5/5).

Lebih lanjut Gun gun berpandangan, dengan adanya perang tagar ini justru menggairahkan partisipsi masyarakat.

"Kalau saya lihat dalam konteks demokrasi sebenarnya bukan hal yang negatif tetapi merupakan hal yang positif," pungkasnya. [nes]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya