Berita

Didi Irawadi Syamsudin/Net

Politik

Ogah Ikut-ikutan, Demokrat Ingin Bentuk Poros Ketiga

SABTU, 05 MEI 2018 | 09:59 WIB | LAPORAN:

. Partai Demokrat hingga saat ini masih belum menentukan sikap terkait Pemilihan Presiden 2019.

Ketimbang bergabung dengan koalisi petahana Joko Widodo dan koalisi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Demokrat lebih condong membentuk koalisi baru.

Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat Didi Irawadi Syamsudin menegaskan bahwa sikap itu dilakukan karena sebagai partai yang pernah berkuasa selama 10 tahun, mereka tak ingin hanya ikut-ikutan.


"Tidak seperti karnaval yang membebek orang-orang ke kiri kita ke kiri, orang ke kanan kita ke kanan. Bagaimana pun 10 tahun di kekuasaan, kami ingin melanjutkan program-program kami berkelanjutan, kalau ada yang kurang kita perbaiki," katanya dalam diskusi bertajuk 'Berburu Cawapres dan Sidang MK' di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (5/5).

Selain itu, Didi juga ingin partainya mendapatkan dampak positif dari dukungan yang akan mereka berikan nanti. Konkretnya adalah dampak elektoral partainya bertambah.

Menurut banyak survei, parpol yang bertambah dampak elektoralnya hanyalah parpol yang memiliki calon presiden, dalam hal ini PDIP karena Jokowi, dan Gerindra karena Prabowo.

"Alangkah ruginya kalau kita ikut dukung mendukung tapi kita enggak dapat dampak elektoral," ujar Didi.

Untuk itu, anak buah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini pun mengajak partai-partai lain untuk menginisiasi pembentukan poros baru yakni di luar Jokowi dan Prabowo.

"Meskipun poros ketiga kecil kemungkinan. Tapi makin banyak pilihan makin bagus untuk demokrasi dan partai-partai yang ada itu bagus juga. Saya mengajak kita, sahabat-sahabat partai yang ada untuk cerdas," pungkas Didi. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya