Berita

Ilustrasi/Net

Hukum

KPK Nggak Urus Aliran Dana KTP El Ke Partai Politik

JUMAT, 04 MEI 2018 | 21:36 WIB | LAPORAN:

. Arah pengembangan kasus korupsi KTP elektronik saat ini tidak fokus pada aliran uang ke partai politik. Uang haram hasil korupsi KTP el untuk partai politik akan ditemukan seiring berjalannya waktu.

"Nggak kita nggak ngurusin itu. Nanti kita lihat di belakang, di depan nggak begitu, ya kita nggak mau nyari itu uang kemana, nanti itu datang dengan sendirinya. Nanti ketahuan sendiri," ujar Wakil Ketua KPK Saut Situmorang usai membuka konser musik sekaligus peluncuran album kompilasi 'Perangi Korupsi : KPKITUKITA' di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (4/5)

Meski mengelak tapi kenyataannya penyidik KPK sudah memeriksa dua anggota Partai Golkar yaitu politisi Golkar selaku Ketua Harian dan Bendahara DPD Golkar Jawa Tengah M. Iqbal Wibisono dan Bambang Eko Suratmoko. Diakui bahwa pemeriksaan keduanya untuk menelusuri penggunaan uang haram KTP el untuk kegiatan beringin di Jawa Tengah.


Namun Saut menegaskan belum ada tersangka baru dalam kasus yang berhasil merugikan negaran sebesar Rp 2,3 triliun.

"Itu masih yang lama, masih belum ada nama baru ya belum ada," tukasnya.

KPK sampai saat ini sudah menempatkan delapan orang duduk di kursi pesakitan dalam kasus dugaan korupsi pengadaan KTP-el. Mereka adalah Irman, Sugiharto, Markus Nari, Andi Agustinus alias Andi Narogong, Anang Sugiana Sudiardja,  Setya Novanto, Irvanto Hendra Pambudi dan Made Oka Masagung.[dem]


Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Rayakan HUT Perusahaan Lewat Santunan Anak Yatim

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:59

Polisi Geledah Rumah terkait Kasus Dugaan Korupsi Kejagung, 74 Kg Emas Diamankan

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:40

Ketahanan Energi Indonesia Masih Pincang Tanpa Ada Cadangan Strategis

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:12

Polisi Geledah 12 Titik Kasus Korupsi, Rumah Mewah Jampidsus Tidak Termasuk

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:50

Peradi Profesional Catat Rekor Kerja Sama dengan 112 Perguruan Tinggi

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:45

IPW Dukung Polri Usut Dugaan Korupsi di Lingkungan Kejagung

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:26

Yogyakarta dan Takdir Dirgantara

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:01

Kritik terhadap Pemerintah Bagian dalam Kehidupan Demokrasi

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:41

Pertamina Berdayakan Difabel Kampung Rajut Inspirasi Green Warrior Bandung

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:18

Polisi Sita Uang Miliaran Rupiah Usai Geledah Kafe dan Money Changer di Cipete

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:14

Selengkapnya