Berita

Jusuf Kalla/Net

Politik

Pemilu 2019 Paling Rumit Sedunia, TNI-Polri Harus Waspada

JUMAT, 04 MEI 2018 | 17:02 WIB | LAPORAN:

Wakil Presiden Jusuf Kalla mewanti-wanti pihak kepolisian dan TNI untuk waspada utamanya dalam menjaga stabilitas keamanan di tahun politik.

"Ini tahun politik, karena tahun politik cenderung untuk seakan-akan ada masalah," katanya di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta, Jumat (4/5).

JK mengapresiasi kinerja kepolisian dan TNI yang berhasil mengamankan gelaran Pilkada serentak pada tahun 2017 lalu. Tak lupa, dia juga mengapresiasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang telah berhasil membuat aturan yang demikian ketat. Itu semua menurut dia yang menyebabkan Pilkada Serentak 2017 berlangsung aman.


"Berbeda dengan apa yang terjadi di negara lain. Kayak di Filipina, Pakistan, kalau Pilkada atau Pemilu tanpa bunuh-membunuh itu bukan Pilkada atau Pemilu bagi mereka. Pasti ada konflik," tandasnya.

Ditekannya meski telah berhasil mengamankan Pilkada Serentak tahun 2017 lalu, para pemangku kepentingan termasuk pihak kepolisian pun harus tetap waspada dalam menjaga segala kemungkinan yang terjadi. Sebab, Pemilu tahun 2019 nanti merupakan yang paling rumit di dunia ini.

"Tidak ada negara yang orang harus memilih 5 sekali dan memasukan kertas di tiga DPR, DPRD tingkat I, DPRD tingkat II, kemudian ada DPD, kemudian Pilpres, 5 kali. Lima yang harus sekali dihitung. Dan itu membutuhkan mungkin sampai tengah malam, sampai pagi. Dan apabila kemanan tidak terjamin, bisa saja timbul masalah," urainya.

"Selalu saya katakan bahwa dalam pencoblosan hampir-hampir tidak pernah ada masalah. Yang terjadi masalah dalam perhitungan," pungkasnya.[dem]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya