Berita

Joko Widodo/Net

Politik

Rakyat Butuh Kerja Nyata Yang Bisa Dirasakan, Bukan Pencitraan!

JUMAT, 04 MEI 2018 | 08:44 WIB | LAPORAN:

Presiden Jokowi harus fokus menyelesaikan tugas-tugasnya meningkatkan kesejahteraan rakyat, menciptakan lapangan pekerjaan dan menegakan hukum.

Bukan sebaliknya, lebih mengutamakan kegiatan politik agar kembali terpilih di Pilpres tahun 2019 mendatang.

"Jokowi tak perlu melakukan pencitraan atau kegiatan kampanye terselubung. Kalau ia dalam waktu enam bulan ini mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejateraan rakyat, saya yakin rakyat akan memilih kembali," kata Ketua Umum Himpunan Masyarakat Profesional Muslim Alumni Universitas Indonesia yang tergabung dalam Solusi UI (Solidartitas Muslim Alumni UI), Sabrun Jami melalui keterangan tertulis.


Karena itu, lanjut dia, gunakanlah waktu selama enam bulan ini untuk bekerja secara serius. Tingkatkan pertumbuhan ekonomi, tingkatkan kesejahteraan rakyat, dan tegakkan hukum dan keadilan. Rakyat tidah butuh pencitraan, tapi kerja nyata yang hasilnya bisa dirasakan.

Namun sebaliknya, lanjut Sabrun, jika dalam waktu enam bulan ke depan gagal meningkatkan kesejahteraan rakyat, perekonomian masyarakat makin melorot, penegakkan keadilan makin susah, aparat penegak hukum makin tidak profesional,   maka gerakan #GantiPresiden2019 akan semakin banyak pengikut dan pendukungnya.

"Karena yang diinginkan rakyat adalah kesejahteraan, tersedianya lapangan pekerjaan, biaya sekolah murah, keadilan dan penegakkan hukum yang tidak pilih kasih. Kalau itu tidak diperoleh rakyat, siap-siap rakyat akan meninggalkannya. Dan Jokowi tidak layak dipilih kembali. Masih banyak putra terbaik bangsa yang akan memimpin negara dan membawa Indonesia menjadi lebih baik," tegas Sabrun.[wid]


Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya