Berita

Spanduk HRS Dukung Khilafah

Politik

FPI Bantah Sebarkan Gambar Habib Rizieq Capres Dan Dukung Khilafah

JUMAT, 04 MEI 2018 | 07:27 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Spanduk bergambar wajah Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab bertebaran di sejumlah titik jalan di Depok, Jawa Barat.

Spanduk dengan wajah Habib Rizieq ini turut menyertakan tulisan ”Indahnya Bersatu dalam Naungan Khilafah Islamiyah”. Spanduk itu menyertakan tanda pagar #BersamaHRS, #BelaIslam, #RahmatanLilAlamin, dan #ReturnTheKilafah.

Sementara di bagian kanan terdapat logo FPI dan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).


Tokoh senior FPI, Novel Bamukmin membantah pihaknya telah melakukan pemasangan spanduk tersebut. Kata dia, pemasangan ini merupakan ulah oknum-oknum yang ingin memfitnah Habib Rizieq dan FPI.

“Iya tidak benar itu dan kami tidak bertanggung jawab atas pemasangan spanduk oleh orang yang tidak bertanggung jawab itu yang ingin memfitnah kami,” ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Jumat (4/5).
 
Lebih lanjut, dia juga menyoroti adanya kaos dan gambar-gambar yang bertuliskan dorongan agar Habib Rizieq menjadi calon presiden di 2019. Ia juga membantah FPI menyebarkan gambar-gambar tersebut.

Novel menegaskan bahwa Habib Rizieq tidak pernah berniat sedikit pun menjadi presiden. Habib Rizieq hanya ingin fokus dakwah membina umat.

“Habib Rizieq berdakwah tanpa pamrih apalagi ingin jabatan. Beliau istiqomah atas prinsipnya dari dulu yang tidak berpartai bahkan FPI saja tidak bikin partai, apalagi jadi partai,” ujarnya.

“Saya tahu betul karna saya murid Habib Rizieq yang tertua yang jauh sebelum ada FPI saya sudah menjadi murid langsung beliau,” tegas Novel meyakinkan. [ian]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya