Berita

Gus Rommy/Net

Politik

Kiai Zaman Now Ini Diperkenalkan Sebagai Cawapres Jokowi

JUMAT, 04 MEI 2018 | 02:56 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ketua Umum PPP M. Romahurmuziy menghadiri Haul Syekh Thoifur dan Asyekh Abdurrahman di Pondok Pesantren Al-Falah Somolangu Wetan, Sumberadi, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Kamis (3/5).

Haul ini dibanjiri ribuan jemaah Tariqot Syadziliyah dan dipimpin langsung oleh mursyid thoriqot KH. Musyaffa Ali.

Saat memberikan sambutan, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Falah Zulfian Ikfina menyebutkan bahwa saat ini perhatian pemerintah kepada dunia pesantren sangat besar. Hal ini dibuktikan dengan sejumlah bantuan yang diberikan pemerintah kepada pesantren.


Dalam acara haul itu, Pondok Al-Falah mendapatkan bantuan sebesar Rp 440 juta dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Rp 85 juta dari Kementerian Agama.

Zulfian juga menyebutkan saat ini sudah seharusnya umat Islam tidak takut untuk berkecimpung di dunia politik. Kehadiran politisi muslim di kancah politik nasional akan membuat keberpihakan pada umat dan lembaga pendidikan Islam akan semakin terlihat.

Dia mencontohkan Ketua Umum PPP M. Romahurmuziy alias Gus Rommy yang memperlihatkan keberpihakannya kepada umat.

Zulfian menyebut, Gus Rommy bukan hanya piawai berpolitik, namun sebenarnya juga seorang kai yang mempunyai keluasan ilmu.

"Gus Rommy ini adalah kiai zaman now. Ia cicit KH. Abdul Wahab Hasbullah dan mempunyai keilmuan yang luas. Gus Rommy saat ini menjadi salah satu kandidat Cawapres untuk Presiden Joko Widodo," kata Zulfian.

Sementara itu, Gus Rommy dalam sambutannya di hadapan jemaah thoriqot menyampaikan bahwa aspirasi dan semangat positif dari masyarakat harus terorganisasi dengan baik agar bisa memberikan hasil yang diinginkan.

"Kebenaran yang tidak diorganisir dengan baik bisa dengan kebatilan yang terorganisir dengan baik," demikian Anggota DPR RI itu. [rus]

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

KPK Sita Rp106,3 Miliar dari OTT BPN, Uang Disimpan di Rumah Tangan Kanan Nusron

Selasa, 15 September 2026 | 20:26

Bapera Hormati Proses Hukum Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 20:24

Homecoming Festival IKA Unpad 2026 Jahit Harmoni Lintas Generasi

Selasa, 15 September 2026 | 20:11

BNI-Pajakind Integrasikan Layanan Perbankan-Perpajakan Digital untuk UMKM

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

Ini Identitas 19 Orang Terjaring OTT KPK di Kasus Kementerian ATR/BPN

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

KPK Tahan 8 Tersangka Kasus Suap ATR/BPN, Tangan Kanan Nusron hingga Bos Summarecon

Selasa, 15 September 2026 | 19:58

UOB: Indonesia Punya Tameng Hadapi Guncangan Global, Apa Itu?

Selasa, 15 September 2026 | 19:37

KUHP-KUHAP Baru Perkuat Peran Advokat Dampingi Klien

Selasa, 15 September 2026 | 19:28

Purbaya Terlempar dari Kabinet Diduga Gegara Whoosh

Selasa, 15 September 2026 | 19:17

Pejabat ATR/BPN Terjaring OTT KPK, Wamen Ossy Minta Publik Tak Berspekulasi

Selasa, 15 September 2026 | 19:01

Selengkapnya