Berita

Bambang Soesatyo/Net

Politik

Bamsoet: Golkar Tidak Salah Dukung Jokowi

JUMAT, 04 MEI 2018 | 01:35 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ketua DPR yang juga politisi Partai Golkar Bambang Soesatyo mengaku senang melihat elektabilitas petahana Presiden Joko Widodo di atas rivalnya Prabowo Subianto maupun kandidat capres lain dalam hasil survei terbaru Indikator.

"Partai Golkar sudah sejak lama mendeklarasikan Jokowi maju kembali di Pilpres 2019. Besarnya elektabilitas Jokowi saat ini, sebagaimana hasil suvei Indikator, menandakan bahwa Golkar tak salah memberikan dukungan," kata Bamsoet sapaan akrabnya dalam diskusi 'Dinamika Elektoral Jelang Pilpres dan Pileg Serentak 2019' di Jakarta, Kamis (3/5).

Survei nasional Indikator Politik Indonesia (Indikator) merilis tingkat elektabilitas para bakal capres pada Pilpres 2019. Hasilnya, sebanyak 51,9 persen responden memilih Jokowi, dan 19,3 persen memilih Prabowo.


Di bawah Jokowi dan Prabowo, ada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (2,2 persen), Agus Harimurti Yudhoyono (2 persen), Gatot Nurmantyo (1,7 persen) dan Jusuf Kalla (1 persen). Sisanya di bawah 1 persen dan yang tidak menjawab 12,7 persen.

Survei Indikator juga memotret kepuasan atas kinerja Jokowi sebagai Presiden. Sebanyak 71 persen menyatakan puas, 27,3 persen tidak puas, dan sisanya 1,5 persen tidak menjawab. Dalam survei itu terungkap pula bahwa 72,5 persen responden merasa yakin atas kepemimpinan Jokowi, 20,9 menyatakan tidak yakin, dan sisanya  6,6 persen tidak menjawab.

Melihat hasil survei Indikator tersebut, Bamsoet mengatakan pilihan Golkar untuk mengusung Jokowi pada Pilpres mendatang sudah tepat.

"Pilihan Golkar selaras dengan keinginan masyarakat Indonesia agar Jokowi bisa dua periode memimpin negeri ini," pungkasnya. [rus]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya