Berita

Presiden Joko Widodo dan Surya Paloh/Net

Politik

Mayoritas Publik Tak Tahu Golkar Dan Nasdem Dukung Jokowi

KAMIS, 03 MEI 2018 | 22:40 WIB | LAPORAN:

Indikator Politik Indonesia (IPI) merilis hasil survei dukungan partai politik pendukung Jokowi di Pilpres 2019. Hasilnya antara lain, mayoritas publik tidak mengetahui sikap politik Partai Golkar mendukung Jokowi.

"Sebanyak 83,5 persen responden menyatakan tidak tahu. Hanya 16,5 persen yang menyatakan mendengar informasi Golkar menegaskan dukungan kepada Joko Widodo sebagai calon presiden," ujar Direktur Eksekutif IPI Burhanuddin Muhtadi di kantor IPI, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (3/5).

Survei dilakukan pada 25-31 Maret 2018 melibatkan 1.200 responden dengan metode multistage random sampling. Margin of error dari survei plus minus 2,9%, dengan tingkat kepercayaan 95%. Populasi survei adalah warga negara Indonesia (WNI) yang telah memiliki hak pilih, yakni yang sudah berusia 17 tahun atau lebih atau sudah menikah ketika survei dilakukan.


Dari 16,5 persen yang mengetahui informasi Golkar di bawah kepemimpinan Airlangga Hartarto mendukung Jokowi, sebut Burhanuddin, sebanyak 80 persen menyatakan setuju, 12 persen menyatakan tidak setuju dan 8 persen menyatakan tidak tahu atau tidak menjawab.

Tak jauh berbeda dengan dukungan Partai Nasdem kepada Jokowi. Mayoritas responden menyatakan tidak tahu dengan sikap politik Partai Nsdem.

"69,2 persen menyatakan tidak tahu, hanya 30,8 persen yang menyatakan mengetahui, dan mayoritas yang mengetahui informasi itu setuju dengan langkah Partai Nasdem," ucap Burhanuddin.

Ketika ditanyakan apakah responden mengetahui slogan 'NasDem Partaiku, Jokowi Presidenku'? Hasilnya, sebanyak 80,6 persen menyatakan tidak tahu.

"Hanya 19,4 persen yang mengetahui slogan itu," tutup Burhanuddin.[dem]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya