Berita

Politik

Puan Sudah Resmi Rangkap Jabatan

KAMIS, 03 MEI 2018 | 21:40 WIB | LAPORAN:

Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani, sudah aktif lagi sebagai pengurus pusat PDI Perjuangan.

Putri dari Megawati Soekarnoputri itu duduk sebagai Ketua DPP PDIP Bidang Politik dan Keamanan dalam Rapat Koordinasi bidang politik dan keamanan tingkat nasional di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta, Kamis (3/5)

Puan mengatakan, sempat tidak aktif sebagai Ketua DPP PDIP sejak dipercaya menjadi pembantu Presiden Joko Widodo.Pengakuan tersebut disampaikan Puan ketika memberikan kata sambutan di acara yang dibuka oleh Mega sendiri.


"Memang selama tiga tahun lalu saya selaku Ketua Korbid bidang pengamanan tidak aktif. Namun, sekarang sudah (aktif)," aku Puan.

Akhir Januari lalu, Puan sempat tampak hadir dalam kegiatan verifikasi faktual yang dilakukan KPU dan Bawaslu di Kantor DPP PDIP. Kala itu, Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, mengatakan, status Puan Maharani sebagai Ketua DPP Bidang Politik dan Keamanan PDIP masih non aktif.

Tetapi, masih kata Hasto, status non aktif tersebut bisa tiba-tiba berubah jika ada perintah presiden yang memperbolehkan Puan rangkap jabatan.

Di awal pemerintahannya, Jokowi sempat menegaskan bahwa para menteri kabinet tidak boleh memegang jabatan di kepengurusan partai politik. Namun, komitmen Jokowi itu perlahan luntur. Selain Puan, ada menteri lain di Kabinet Jokowi yang rangkap jabatan strategis di partai yaitu Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto, yang juga Ketua Umum Partai Golkar.

Kembali ke Rakor PDIP, dalam kesempatan itu Puan meminta para kader partainya untuk bersinergi dan solid mengadapi pelaksanaan Pilkada Serentak 2018. Ia mengatakan, Pilkada Serentak seri ketiga di era Jokowi ini akan diikuti 82 juta pemilih.

Selain itu, dari 171 daerah yang menggelar Pilkada, ada 17 di antaranya merupakan tingkat provinsi. Puan pun yakin PDIP mampu memenangkan setengah dari jumlah daerah itu. Ia optimis kemenangan itu juga berlaku untuk Pilkada tingkat kabupaten dan kota.

"Misal ada enam Pilkada, kita bisa menang di satu daerah," demikian Puan. [ald]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya