Berita

Jenderal Tito Karnavian/Net

Politik

Jangan Bawa-Bawa Kapolri Ke Ranah Politik!

KAMIS, 03 MEI 2018 | 20:25 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) menilai ada pihak tertentu yang sengaja memajang dan  menyebar foto Jokowi dan Kapolri Jendral Tito Karnavian sebagai calon presiden dan calon wakil presiden.

'Kami meminta semua pihak tidak membawa-bawa nama dan gambar Kapolri ke ranah politik. Sangat menyesatkan dan tolong dihentikan," kata Direktur Eksekutif Lemkapi Edi Hasibuan kepada wartawan di Jakarta, Kamis (5/3).

Sepengetahuan mantan anggota Kompolnas ini, Tito tidak punya niatan sedikitpun masuk dalam dunia politik apalagi  untuk menjadi cawapres.


"Ini informasi tidak benar dan hoax," kata doktor ilmu hukum ini.

Dalam pengamatan Edi Hasibuan foto Jokowi disandingkan dengan Tito yang beredar di media sosial adalah foto editan. Ulah pihak tertentu ini, kata dia, merugikan institusi Polri karena menimbulkan kecurigaan korps bhayangkara terlibat politik.

Dia menilai beredarnya foto hoax tersebut akan menggangu profesionalisme dan kepercayaan masyarakat terhadap  Polri yang selalu menjunjung tinggi netralitas.

Diakui Edi, kinerja Tito memang bagus dan banyak diapresiasi. Tetapi demi menjaga profesionalisme Polri, Tito sebaiknya dipercaya untuk menjaga keamanan. Sebab, keahlian Tito bukan di bidang politik tapi sebagai penjaga keamanan untuk negeri ini. Apalagi Tito saat ini masih menjabat sebagai Kapolri.

"Pak Tito sebaiknya tetap kita percayakan menyelesaikan tugasnya memimpin Polri sampai kelar," kata staf pengajar Ilmu Hukum di Univseritas Dirgantara Suryadarma Jakarta ini.[dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

UPDATE

Konflik Agraria di Program Lumbung Pangan

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59

Riset Advokasi Harus Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36

Hati-hati! Pelemahan Rupiah Juga Bisa Hantam Warga Desa

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19

Kebangkitan Diplomasi Korporat di Balik Pertemuan Trump-Xi

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33

TNI AD Pastikan Penanganan Insiden Panhead Cafe Berjalan Transparan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12

Mantan Pimpinan KPK Sebut Vonis Banding Luhur Ngawur

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50

Jokowi-PSI Babak Belur Usai Serang JK Pakai Isu Agama

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Permanen di Jalan Citarum

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10

Celios: Prabowo Kayaknya Perlu Dibriefing Ekonomi 101

Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54

Selengkapnya