Berita

Foto: Net

Hukum

Polri Bentuk Tim Usut Sembako 'Maut' Monas

KAMIS, 03 MEI 2018 | 12:23 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Polri akan membentuk tim untuk mengusut kasus pembagian sembako maut di lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, yang merenggut nyawa dua bocah berusia 10 tahun.

"Ya kami ingin mendalami dan memastikan kasusnya seperti apa, kronologinya seperti apa dan faktanya seperti apa," kata Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto di PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis (3/5).

Polri, sambung Setyo telah melakukan langkah penyelidikan dengan memeriksa semua CCTV yang terdapat di lokasi dengan harapan bisa menemukan fakta-fakta baru untuk dijadikan bahan dasar penetapan tersangka.


Kemarin Rabu (2/5), kuasa hukum ibu korban sembako maut, Muhammad Fayyadh resmi melaporkan Ketua Panitia Penyelenggara acara Forum Untukmu Indonesia, Dave Revano Santosa ke Bareskrim Polri.

Fayyadh melaporkan Dave lantaran dianggap lalai dalam menyelenggarakan acara yang akhirnya memakan korban jiwa.

"Saya ke sini untuk melaporkan tindak pidana kelalaian yang menyebabkan hilangnya nyawa orang lain,” kata Fayyadh usai melapor di kantor Bareskrim Polri, Jakarta Pusat, Gambir.

Dengan adanya laporan ini, Fayyadh berharap adanya tindak lanjut profesional dari kepolisian dengan mengedepankan asas keadilan.

Laporan ini diterima oleh Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Bareskrim dengan No LP/578/V/2018/Bareskrim tertanggal 2 Mei 2018. Ketua panitia Dave Revano Santosa diduga melanggar pasal 359 KUHP dengan tindak kelalaian yang menyebabkan meninggalnya orang dengan ancaman lima tahun penjara.[wid]


Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

UPDATE

Rayakan HUT Perusahaan Lewat Santunan Anak Yatim

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:59

Polisi Geledah Rumah terkait Kasus Dugaan Korupsi Kejagung, 74 Kg Emas Diamankan

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:40

Ketahanan Energi Indonesia Masih Pincang Tanpa Ada Cadangan Strategis

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:12

Polisi Geledah 12 Titik Kasus Korupsi, Rumah Mewah Jampidsus Tidak Termasuk

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:50

Peradi Profesional Catat Rekor Kerja Sama dengan 112 Perguruan Tinggi

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:45

IPW Dukung Polri Usut Dugaan Korupsi di Lingkungan Kejagung

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:26

Yogyakarta dan Takdir Dirgantara

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:01

Kritik terhadap Pemerintah Bagian dalam Kehidupan Demokrasi

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:41

Pertamina Berdayakan Difabel Kampung Rajut Inspirasi Green Warrior Bandung

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:18

Polisi Sita Uang Miliaran Rupiah Usai Geledah Kafe dan Money Changer di Cipete

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:14

Selengkapnya