Berita

Foto: Net

Nusantara

Komunitas Pemulung Bangga Didatangi Kang Hasan

KAMIS, 03 MEI 2018 | 10:33 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 2 TB Hasanuddin dinilai merakyat dan mempunyai kepedulian tinggi terhadap kualitas hidup masyarakat bawah, seperti para pengumpul limbah. Kang Hasan pun mau mendengar keluhan pemulung dengan baik.

"Kang Hasan, satu-satunya calon yang mau datang ketempat ini, itu menunjukan kepedulian kepada masyarakat seperti kami, semoga kedepannya (Jawa Barat) lebih baik," kata Dedi, salah satu pengumpul limbah,  di tempat pengolahan limbah pelastik Bekas di Kecamatan Baros, Kota Sukabumi

Kang Hasan, begitu TB Hasanuddin disapa, mendatang lokasi ini. Menurut Kang Hasan, meski kadang dipandang negatif oleh sebagian masyarakat, tapi profesi mereka cukup menguntungkan bagi masyarakat sekitar, yakni turut membantu membersihkan limbah pelastik bekas yang bisa dimanfaatkan kembali menjadi barang baru yang bermanfaat.


Kang Hasan menyampaikan, profesi pengumpul limbah, merupakan profesi yang mulia. Menurutnya, cara mereka mencari nafkah, lebih mulia, ketimbang mencuri atau mengambil hak orang lain.

Adapun hal negatif yang sering dituduhkan kepada para pemulung, sambungnya, hal itu hanya dilakukan oleh oknum tertentu saja. Kang Hasan pun, menerima dengan terbuka dukungan yang diberikan oleh para komunitas pemulung tersebut, dan siap mewujudkan kesejahteraan bagi mereka.

"Kita jangan pandang sebelah mata, Mereka (Pemulung) adalah rakyat yang pengen aktif dalam masalah demokrasi, pekerjaannya terhormat, dan harus kita lindungi," ungkap Kang Hasan usai mengikuti kegiatan tersebut.

Purnawirawan Jendral TNI AD itu juga menegaskan, akan membantu mengembangkan usaha tersebut, melalui kerjasama dengan pabrik yang bergerak dalam pengolahan limbah, agar menerima barang bekas dari masyarakat. Kang Hasan juga akan mengoptimalkan peran koperasi, agar usaha yang mereka jalan lebih rapi dan terstruktur.

"Usaha seperti ini, menurut hemat saya bagus, Tapi memang perlu diorganisir dengan baik seperti disini, diolah dengan baik, lalu hasilnya dijual kembali," demikian kang Hasan. [ian]

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Dino Patti Djalal Endus Tim Siluman Mulai Bergerak

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:51

Trump Ancam Serang Iran Besok

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:50

Wajah Indonesia di WCCE 2026, Mulai Film Jumbo hingga Komedi Pandji

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:34

Survei: 64 Persen Publik Tidak Puas dengan Program MBG

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:21

Dino Patti Djalal Buka Suara soal Kabar Ketemu Dubes Singapura dan Saiful Mujani

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:46

Istiqomah Bela Palestina, Syahrul Aidi Dukung MUI Tolak Konser Andrea Bocelli

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:28

Zurich Topas Life Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:06

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Anak-anak Korban Karhutla Diminta Tetap Semangat Belajar

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:37

Kedubes Singapura Tegaskan Kabar Pertemuan Saiful Mujani dan Dino Patti Djalal Hoaks

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:19

Selengkapnya