Berita

Advertorial

Kementerian PUPR Buat 1.000 Biopori Di Universitas Andalas

RABU, 02 MEI 2018 | 23:42 WIB | LAPORAN:

. Wakil Presiden Jusuf Kalla didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyaksikan secara simbolis pembuatan Biopori pada rangkaian acara Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) Riset Kebencanaan Ke V, di halaman Masjid Nurul Ilmi Kampus Universitas Andalas, Kota Padang, Sumatera Barat, Rabu (2/5).

Sebanyak 1.000 biopori akan dibuat di kampus Universitas Andalas oleh Kementerian PUPR melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V, Ditjen Sumber Daya Air.

Lubang biopori akan membuat air hujan cepat terserap ke dalam tanah dengan membuat lubang berbentuk silinder dengan menggunakan bor tanah/lingggis. Kedalaman sekitar 80-100 cm dengan pipa paralon berdiameter 10 cm dan panjang 20 cm yang ditutup dengan saringan kawat. Paralon diisi sampah organik agar cacing tanah bisa berkembang dan membuat lubang yang akan membuat air hujan dapat meresap jauh kedalam tanah.


"Biopori akan mengurangi aliran air permukaan (run off) sehingga mencegah terjadinya genangan dan banjir. Selain itu meningkatkan daya resap air pada tanah," kata Menteri Basuki.

PIT sendiri merupakan acara tahunan yang bertujuan untuk menggali peran ilmu pengetahuan dan teknologi dalam penanggulangan bencana di Indonesia. Kegiatan PIT Riset Kebencanan ke V dilaksanakan pada 1-4 Mei 2018 dengan diawali peresmian Taman Edukasi Bencana (TEB) yang berlokasi di Danau Cimpago, Purus, Sumatera Barat, Selasa (1/5). Dalam acara tersebut turut disampaikan anugerah Life Time Achievement Bidang Penanggulangan Bencana turut kepada Wapres Jusuf Kalla.

Kementerian PUPR melalui BWS Sumatera V berkontribusi sebagai pengelola dalam operasi dan pemeliharaan kawasan Danau Cimpago serta memberdayakan masyarakat sekitar dalam pengelolaan dan perlindungan Danau Cimpago melalui Komunitas Cimpago Bersih.

Dalam acara tersebut juga diresmikan kegiatan Pendampingan Kewirausahaan 3500 Mahasiswa PTN/PTS se-Sumatera Barat 2018 yang dilaksanakan di Kampus Universitas Negeri Padang (UNP), Sumatera Barat.

"Peluang dunia usaha atau wirausaha jauh lebih besar dari pada menjadi Pegawai Negeri. Pengusaha harus mempunyai pengalaman, pengetahuan, dan keberanian," kata Wapres Jusuf Kalla dalam sambutannya.

Turut hadir dalam acara tersebut, Kepala BNPB Laksda (Purn) Willem Rampangilei,  Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno dan Rektor Universitas Andalas Tafdil Husni dan Ketua IABI Harkunti Pertiwi Rahayu. [rus/***]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya