Berita

Kepanikan di Kabul pasca serangan/Reuters

Dunia

Bom Bunuh Diri Kabul Sengaja Targetkan Wartawan

SELASA, 01 MEI 2018 | 07:38 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sedikitnya 26 orang tewas dalam serangan bom ganda yang terjadi di ibukota Afghanistan Kabul kemarin (30/4). Di antara mereka yang tewas, sembilan di antaranya adalah wartawan.

Para wartawan tersebut berdatangan ke lokasi ledakan ketika ledakan pertama terjadi. Namun setelah mereka berkumpul untuk meliput, ledakan bom bunuh diri kedua terjadi dan para wartawan itu pun menjadi korban.

Ledakan pertama dilakukan oleh pelaku bom bunuh diri yang menumpan sepeda motor. Para korban yang berjatuhan adalah warga di skeitar lokasi.


Kemudian serangan kedua terjadi sekitar 15 menit kemudian dan menewaskan lebih banyak orang termasuk wartawan yang meliput.

Kelompok militan ISIS mengklaim serangan tersebut.

Dalam serangan Kabul, kantor berita AFP mengabarkan bahwa serangan kedua sengaja menargetkan kelompok wartawan.

"Pembom menyamar sebagai jurnalis dan meledakkan dirinya di antara kerumunan," kata juru bicara polisi dikutip AFP.

Sembilan wartawan dan fotografer dan empat petugas polisi, termasuk di antara yang tewas. Sejauh ini, 45 orang telah dilaporkan terluka. [mel]

Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Kejagung Tetapkan 11 Tersangka Korupsi CPO dan POME Rp 13 Triliun, Ini Daftar Namanya

Selasa, 10 Februari 2026 | 16:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

UPDATE

Kesehatan Jokowi Terus Merosot Akibat Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 11 Februari 2026 | 04:02

Berarti Benar Rakyat Indonesia Mudah Ditipu

Rabu, 11 Februari 2026 | 03:34

Prabowo-Sjafrie Sjamsoeddin Diterima Partai dan Kelompok Oposisi

Rabu, 11 Februari 2026 | 03:06

Macet dan Banjir Tak Mungkin Dituntaskan Pramono-Rano Satu Tahun

Rabu, 11 Februari 2026 | 03:00

Board of Peace Berpotensi Ancam Perlindungan HAM

Rabu, 11 Februari 2026 | 02:36

Dubes Djauhari Oratmangun Resmikan Gerai ke-30.000 Luckin Coffee

Rabu, 11 Februari 2026 | 02:19

Efisiensi Energi Jadi Fokus Transformasi Operasi Tambang di PPA

Rabu, 11 Februari 2026 | 02:14

Jagokan Prabowo di 2029, Saiful Huda: Politisi cuma Sibuk Cari Muka

Rabu, 11 Februari 2026 | 01:18

LMK Tegas Kawal RDF Plant Rorotan untuk Jakarta Bersih

Rabu, 11 Februari 2026 | 01:06

Partai-partai Tak Selera Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode

Rabu, 11 Februari 2026 | 01:00

Selengkapnya