Berita

Sejumlah wanita Rusia yang dihukum di Irak/Al Jazeera

Dunia

Gabung ISIS, 19 Wanita Rusia Dihukum Seumur Hidup Di Irak

SENIN, 30 APRIL 2018 | 12:14 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pengadilan di Baghdad, Irak menghukum 19 wanita Rusia seumur hidup karena terbukti telah bergabung dengan kelompok militan ISIS di negara tersebut. Putusan itu dibuat akhir pekan kemarin.

Para wanita yang membawa serta anak-anak mereka hadir di pengadilan dan berbicara dengan bantuan seorang penerjemah, seorang profesor bahasa Rusia di Universitas Baghdad yang disewa oleh kedutaan Rusia.

Seorang diplomat Rusia di persidangan mengatakan keluarga para wanita akan dihubungi dan diberitahu tentang putusan tersebut.


Sebagian besar wanita yang diadili mengaku telah disesatkan untuk melakukan perjalanan ke Irak.

"Saya tidak tahu kami berada di Irak. Saya pergi bersama suami dan anak-anak saya ke Turki untuk tinggal di sana dan kemudian saya tiba-tiba mengetahui bahwa saya sebenarnya di Irak," kata salah seorang terdakwa seperti dimuat Al Jazeera.

Pejuang ISIS diketahui masuk ke wilayah Irak dalam sebuah serangan kilat di tahun 2014 lalu dan berhasil menduduki sekitar sepertiga wilayah di negara itu, termasuk kota terbesar kedua, Mosul.

Sejak mengumumkan kemenangan atas ISIS pada akhir 2017, pihak berwenang Irak telah menangkap lebih dari 560 wanita dan 600 anak-anak yang diidentifikasi sebagai anggota kelompok atau kerabat pejuang. [mel]

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Indeks Kecakapan Bahasa Inggris di Indonesia Masih Rendah, Ini Sebabnya

Selasa, 09 Juni 2026 | 22:16

Putusan Kasasi MA Sengketa Lahan Digugat, Prinsipal Lapor Badan Pengawas

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:53

KPK dan Polri Ternyata Lakukan Joint Investigation dalam OTT Bupati Muara Enim

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:44

Badak Kalimantan Terakhir di Alam Liar Segera Dievakuasi

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:16

Nadiem Kecewa Replik Jaksa Abaikan Fakta Persidangan

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:05

Budi Bantah Ditawari Jadi Menkeu: Sekarang Masih Menkes!

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:00

Citizen Lawsuit, Rangkap Jabatan Otto Hasibuan Digugat ke Pengadilan

Selasa, 09 Juni 2026 | 20:52

DEN Ingatkan Risiko Inflasi Imbas Rupiah Melemah

Selasa, 09 Juni 2026 | 20:45

Besok Prabowo ke Lampung, Tinjau RSUD Krui

Selasa, 09 Juni 2026 | 20:36

Luhut: 80 Persen Data Pemerintah Sudah Terhubung Lewat GovTech Berbasis AI

Selasa, 09 Juni 2026 | 20:21

Selengkapnya