Berita

Foto: Istimewa

Politik

Pimpinan Ponpes: Jangan Jadikan Masjid Tempat Berpolitik

KAMIS, 26 APRIL 2018 | 21:19 WIB | LAPORAN:

Pimpinan Pondok Pesantren Darul Falahiyah Cisoka, Tanggerang, Banten, KH Ahmad Imron mengkritisi sikap politisi yang menggunakan masjid selalu digunakan dalam kegiatan politik.

Menurutnya masjid merupakan bangunan yang sengaja didirikan umat untuk melaksanakan shalat berjamaah serta keperluan lain terkait kemaslahatan umat dan tidak ada kaitannya dengan kegiatan politik.

"Kita harus menjaga masjid ini jangan sampai dijadikan ajang politisasi karena masjid ini adalah tempat untuk ibadah oleh karena itu mari kita jaga bersama-sama kebersihan dan kesucian masjid dari hal-hal yang tidak baik." ujar Imron dalam Tauziah Kebangsaan, di Masjid Al Mukarromah, Tanjung Priok, Jakarta Utara beberapa hari lalu.


Imron menambahkan untuk merawat kebangsaan negara Indonesia masyarakat diminta merawat dan memakmurkan masjid. Imron juga berharap kejadian berpolitik di masjid tidak terjadi pada bulan Ramadhan yang bertepatan dengan tahun politik.  

"Bicara kebangsaan adalah tentang bagaimana kita bisa menjaga bangsa Indonesia. Karena sekarang ini sudah memasuki tahun politik, jangan jadikan masjid sebagai tempat untuk politisasi," pungkasnya.

Dalam kesempatan yang sama Ketua DKM Masjid Jami Al Mukarromah, Syarial mengatakan, dengan tauziah ini mengingatkan kita dalam rangka memasuki bulan suci Ramadan oleh karena itu kami yang ada di masjid Jami Almukarroma ini semoga bisa memberikan dakwa yang sejuk.

"Mudah-mudahan kita masih di beri kesempatan untuk mencapai bulan suci Ramadan, sekarang ini kita sudah berada di Nipsu Sabang oleh karena itu malam Senen nanti kita akan melakukan salat berjamaah sebelumnya solat tasbih," ujarnya. [nes]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya