Berita

Foto: Repro

Politik

Kedok Anies Baswedan Terbongkar, Tidak Ada Penyambutan Khusus Saat Bertemu Erdogan

KAMIS, 26 APRIL 2018 | 09:00 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kunjungan Gubernur DKI Jakarta Anies BAswedan ke Turki dan pertemuannya dengan Presiden Tayyip Recep Erdogan jadi pembicara dan ikut memanaskan lantai bursa calon presiden Indonesia.

Disebutkan bahwa pertemuan itu adalah sesuatu yang sangat istimewa.

Bagaimanapun juga, Erdogan adalah salah satu ikon penting di atas panggung politik internasional. Pengaruhnya, tidak hanya di kalangan negeri Muslim, amat besar. wajar bila pertemuan dengan Erdogan pantas untuk dianggap sebagai sesuatu yang tidak biasa atau luar biasa.


Tetapi belakangan beredar klip yang memperlihatkan pertemuan antara Erdogan dan Anies Baswedan itu.

Dari video yang diunggah pemilik akun Facebook Salman Faris tampak bagaimana Anies Baswedan tertangkap kamera menunggu kedatangan Erdogan di tempat biasa, di antara kerumunan warga yang juga menunggu kehadiran Erdogan. (Klik disini)

Disebutkan bahwa itu adalah hari Jumat, dan seperti biasa Erdogan memiliki kebiasaan menyapa warga di masjid tempat ia akan menunaikan shalat Jumat.

Jadi, Anies Baswedan sama sekali tidak mendapatkan perlakuan apa-apa, melainkan Anies Baswedan hanya merupakan bagian dari kerumunan orang yang ingin bertemu, bersalaman, dan sekadar menyapa Erdogan.

Komentar yang mengiringi video ini pun secara umum menyudutkan Anies Baswedan yang seolah-olah ingin agar petemuan itu di-capture sebagai pertemuan penting.

"Di medsos pak Anies terlalu mendramatisir, kesannya biar dianggep dan hebat gimana gt... padahal y biasa aja sih, malah pak Anies yg nyambut... hahahah. Kasian tuh warga Jakarta, masalah tanah abang sampe kunker keluar negeri.. ngabisin anggaran aja ckckck," tulis pemilik akun FB Bang Samrake.

Pemilik akun Gusti Yusuf menambahkan, "Gubernur rasa Presiden itu kayak mie instan rasa kari ayam. Rasanya doang ayam, isinya tetep mie plus micin semangkok. Dasar bani micin hahaha. #2019tenggelamkanPKS."

"Oh...jauh juga k turki, hanya utk nyegat bersalaman. Ya udah," tulis Kas Pur. [dem]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya