Berita

Rizal Ramli/Net

Politik

Rizal Ramli Didzolimi Jokowi?

RABU, 25 APRIL 2018 | 16:51 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Tak sedikit yang berpandangan Rizal Ramli (RR) didzolimi oleh Presiden Joko Widodo. RR yang punya nasionalisme dan semangat kebangsaan tinggi dicopot dari jabatan Menko Kemaritiman karena kerap melawan kepentingan tidak pro rakyat.

"Kita tahu sebenarnya posisi menteri koordinator kemaritiman yang ditawarkan Jokowi sudah ditolak Pak RR. Tapi ceritanya Pak Jokowi keukeuh harus Pak RR yang jadi, tentu dengan berbagai alasan. Pak Jokowi pintar merayu," kata Fernando Emas dari lembaga Rumah Politik, dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Rabu (25/4).

Pernyataan itu disampaikan Fernando sekaligus menanggapi kembali ramainya rekaman video berdurasi 23 detik menayangkan potongan pidato Habib Rizieq Shihab (HRS) di dunia maya, yang menunjukkan pembelaan dia terhadap RR.


Dalam video yang dibuat di tahun 2017, tepatnya menjelang pelaksanaan Pilkada DKI Jakarta, HRS menyebut RR dicopot oleh Jokowi karena menghentikan reklamasi Pulau G.

"Begitu ada seorang menteri yang punya nasionalisme, semangat kebangsaan, cerdas, rajin, bagus, berani seperti pak Rizal Ramli. Dia protes itu Reklamasi Pantai Jakarta, akhirnya ribut dengan Ahok, Rizal Ramli yang diberhentikan. Ada apa?"ucap HRS dalam pidatonya.

Fernando yang juga pengajar di Universitas 17 Agustus (UNTAG) Jakarta memuji prestasi RR selama 11 bulan menjabat Menko Maritim.

"Di tengah serangan pengpeng (pengusaha-penguasa) yang gerogoti Revolusi Mental, RR terus melawan karena teguh prinsip. Untung saja, meskipun sektor maritim sama sekali baru baginya, kinerjanya bagus. Kita dengar dalam 11 bulan menjabat, lahir 20 terobosan dari Pak RR. Sudah bagus, tapi akhirnya dicopot oleh Pak Jokowi," sesal Fernando Emas.[dem]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya