Berita

Bara Krishna Hasibuan/RMOL

Politik

Waketum PAN: Rakornas Yang Tentukan PAN Dukung Siapa

SELASA, 24 APRIL 2018 | 18:45 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Wakil Ketua Umum DPP PAN, Bara Krishna Hasibuan menilai Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) merupakan kunci penentuan koalisi PAN dalam Pilpres 2019.

Menurutnya sebelum ada keputusan dari Rakornas, bisa saja banyak wacana muncul bahwa PAN berkolisi dengan kubu Jokowi atau berkoalisi dengan kubu Prabowo Subianto.

"Saya tegaskan bahwa nanti keputusan itu di Rakornas, pesertanya ada dari DPP, pengurus provinsi dan kabupaten, itulah yang memutuskan nanti, siapa calon presiden yang akan kami dukung, segala kemungkinan itu masih akan terjadi, belum ada satu keputusan yang fix yang kita ambil," ujar Bara di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (24/4).


Lebih lanjut Bara menekankan PAN tidak asal dalam mendukung seseorang. PAN memiliki pertimbangan yang rasional dalam mendukung seseorang menjadi pemimpin. Hal tersebut untuk kepentingan nasional dan masyarakat.

"Kami ingin calon presiden bisa cocok dengan kita dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa ini, soal kemiskinan, soal segala macam, dan kepentingannya justru kepentingan di atas semua golongan kami tidak hanya memperjuangkan satu golongan saja, satu suku saja, satu agama saja, tapi ini untuk kepentingan nasional, kepentingan bangsa secara keseluruhan," ujar Bara.

Saat disinggung mengenai kedekatan Amien Rais dengan Prabowo Subianto serta posisi Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan yang masih membuka ke Joko Widodo, Bara menilai PAN tidak mendukung berdasarkan kedekatan sesorang. Seperti yang dikatakannya, PAN memilih pemimpin berdasarkan pertimbangan yang rasional untuk kepentingan nasional.

"Lagi-lagi pertimbangannya itu yang rasional bukan berdasarkan personal like atau dislike, itu semua harus berdasarkan pertimbangan rasional melihat pertimbangan secara luas, kepentingan partai dan juga tentu kepentingan nasional,"  ujar Bara. [nes]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya