Berita

Ilustrasi/Net

Politik

PKS Akan Laporkan Akun Pencatut Foto Kader Hina RA Kartini Ke Polisi

SELASA, 24 APRIL 2018 | 17:14 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

DPW PKS Aceh tak terima foto salah satu kadernya dicomot untuk menghina pahlawan nasional RA Kartini.

Akun Ahmada Alfatih yang melakukan tindakan tersebut akan dilaporkan ke Polda Aceh, Rabu (25/4) besok.

"Kami akan segera melakukan langkah-langkah hukum untuk melaporkan pemilik akun Ahmada Alfatih dan beberapa akun di media sosial yang dengan sengaja membagikan dan menambah caption negatif untuk merusak nama baik PKS," ujar Ketua DPW PKS Aceh Ghufran Zainal Abidin dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Selasa (24/4).


Ghufran mengatakan sedang menyiapkan materi laporan polisi dan menunjuk kuasa hukum untuk menangani masalah ini.

PKS menilai ini merupakan perbuatan melawan hukum yang serius dan mencederai semangat berdemokrasi.

Pencatutan foto kader PKS dan postingan negatif ini telah menimbulkan sikap dan reaksi negatif dari masyarakat Indonesia.

"Ada pihak-pihak yang dengan sengaja memanfaatkan postingan ini untuk maksud buruk dan menyerang bukan hanya PKS, tapi sudah menistakan Pahlawan Nasional dan juga nilai-nilai kepahlawanan," ungkap Ghufran.

Ghufran menjelaskan, akun Ahmada Alfatih dengan sengaja mencatut foto salah satu kader PKS Aceh bernama Sayed Mansur Alaidrus untuk melakukan penghinaan kepada RA Kartini.

Postingan dari akun Ahmada Alfatih ini kemudian menjadi viral karena turut disebarkan dengan sengaja dan dibubuhi keterangan berbau fitnah dari beberapa akun lain.

"Kami juga akan melaporkan beberapa akun sosial media yang membagikan postingan itu secara tendensius tanpa konfirmasi kepada PKS," tukas Ghufran.[dem]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya