Berita

Foto/Net

Nusantara

Bangun Kembali Rumah Yang Rusak

Perintah Jokowi Di Banjarnegara
SELASA, 24 APRIL 2018 | 10:03 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Pemerintah berjanji akan membangun kembali rumah yang rusak berat dan rusak ringan akibat bencana gempa bumi di Kecamatan Kalibening, Banjarnegara, Jawa Tengah.

Hal tersebut disampaikan Presiden Joko Widodo saat mengunjungi lokasi posko induk bencana gempa bumi di Desa Sidakangen, kemarin.

"Kita butuh waktu 2 minggu sampai 1 bulan untuk persiapan material, perencanaan, dan lain-lain. Kita harapkan dalam waktu itu sudah selesai dikerjakan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bekerja sama Kementerian PUPR," kata Presiden Jokowi.


Pemerintah, kata Jokowi, akan memberikan bantuan para pengungsi untuk biaya sewa rumah sembari menunggu rumah mereka selesai direha­bilitasi.

"Bantuan sewa rumah Rp 500.000 per bulan selama enam bulan. Juga ada ban­tuan jatah hidup Rp 10.000 per jiwa per hari selama 3 bulan," tuturnya.

Rencananya, lanjut Jokowi, pos anggaran pembangunan rumah yang rusak berat dan rusak sedang akan diambilkan langsung dari APBN.

Sementara untuk bantuan rehabilitasi rumah yang ru­sak ringan akan disalurkan melalui APBD provinsi dan kabupaten.

Dalam kesempatan itu, Jokowi juga turut bermain bersama pengungsi anak-anak yang saat itu tengah belajar dan bermain bersama Kak Seto Mulyadi dan Kak Heni yang merupakan tim Layanan Dukungan Psikososial (LDP) Kementerian Sosial.

Sementara Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial Harry Hikmat mengatakan, kementeriannya menyalurkan bantuan sebesar Rp 767,2 juta untuk korban gempa bumi Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah. Bantuan tersebut, terdiri dari bantuan logistik tanggap darurat, santunan ahli waris dan santunan korban luka-luka.

Rinciannya, bantuan logis­tik tanggap darurat sebesar Rp 667.237.736, santunan ahli waris untuk dua orang masing-masing Rp 15.000.000 dan santunan korban luka-luka sebesar Rp 70.000.000 untuk 35 orang.

Melanjutkan keterangan­nya, Harry menjelaskan, ada tiga upaya penanganan ben­cana sesuai standar kemensos. Pertama, tahap prabencana. Pada tahap ini, akan dibangun sistem penanggulangan ben­cana bidang perlindungan sosial, menyiapkan sarana dan prasana pendukung, mengem­bangkan kapasitas SDMT agana dan relawan sosial, membentuk Kampung Siaga Bencana, membentuk Forum Keserasian Sosial dan Kearifan Lokal, sosialisasi, simulasi, dan gladi lapangan.

Tahap kedua, mengakti­vasi Sistem Penanggulangan Bencana Bidang Perlindungan Sosial, Pengerahan SDMT agana dan relawan sosial, Pemberian bantuan pemenu­han kebutuhan dasar dan pe­layanan sosial lainnya, advokasi dan layanan dukungan psikososial.

Ketiga, tahap pascabencana, adalah pemberian bantuan pemulihan santunan sosial, jaminan hidup dan bantuan stimulan lainya), advokasi dan layanan dukungan psikososial, dan melaksanakan rujukan.

Sementara itu, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengirimkan tim ke lapangan dan berbagai perlengkapan untuk memenuhi kebutuhan air bersih dan sanitasi di lokasi pengungsian pasca gempa di Kecamatan Kalibening, Kabupaten Banjarnegara.

PUPR melalui Tim Satuan Kerja (Satker) Tanggap Darurat Ditjen Cipta Karya te­lah memasang 6 unit WC portable, 12 unit HU, 3 unit mobil toilet, 4 unit WC Knockdown, 2 mobil Mobil Tanki Air (MTA) dan 1 mobil tinja. Keseluruhan fasilitas diatas disebar pada beberapa lokasi Posko Pengungsian di Desa Sidakangen, Desa Kalibening, Desa Plorengan, Desa Kasinoman dan Desa Kertosari, Kecamatan Kalibening.

PUPR melalui Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak juga melakukan pengecekan kondisi Bendungan Sempor dan Wadas Lintang. Di antaranya pengecekan pada lereng hulu dan hilir bendungan, spillway, saluran peluncur, hulu dan hilir bendungan pembantu dimana hasilnya tidak ditemukan keretakan dan masih dalam kondisi baik. ***

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya