Berita

Kang Hasan/Net

Nusantara

Kang Hasan Mau Kembangkan Kreativitas Anak-Anak Milenial

SELASA, 24 APRIL 2018 | 09:54 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Saat ini, generasi milenial terus memanfaatkan teknologi sebagi peluang menjadi seorang entrepreneur yang mampu mewujudkan kemandirian ekonomi.

Sebagai wujud nyata perhatian, calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 2 TB Hasanuddin pun mendorong anak-anak milenal dan akan membangun Pusat Ekonomi Kreatif. Tempat tersebut akan menjadi wadah pelatihan dan pendidikan bagi generasi milenial untuk mengembangkan kreativitasnya.

"Di tempat tersebut, akan ada pendidikan tentang kreativitas anak muda yang dekat dengan teknologi yakni bisnis online, misalnya. Lalu bagaiman cara pemasaran yang cepat," ungkapnya saat Ngopi Bareng Generasi Milenial, di salah satu pusat perbelanjaan, di Kota Bekasi.


Kang Hasan menambahkan, industri kreatif di Jawa Barat, banyak digeluti oleh generasi milenial yang cukup potensial dan harus didukung oleh pemerintah daerah.

Untuk itu, Kang Hasan akan menggulirkan program Bogagawe, yang akan memfasilitasi generasi milenial untuk menciptakan lapangan kerja, dengan memberikan pelatihan, permodalan hingga pemasaran produk atau hasil karyanya.

"Melalui Bogagawe, kami ingin anak muda Jawa Barat Jangan Hanya mencari kerja, tapi menciptakan lapangan kerja, dan memunculkan bakat-bakat terpendam yang ada dalam diri generasi milenial," tambahnya dalam keterangan tim Kang Hasan (Selasa, 24/4).

Sementara itu, salah satu generasi milenial yang yang juga mahasiswa, Ahmad Lauhil mengatakan, Bogagawe nya Kang Hasan, merupakan program yang dibutuhkan oleh anak muda saat ini. Menurutnya, cara berfikir anak muda, khususnya di Jawa Barat, harus diubah untuk mampu mewujudkan kemandirian ekonomi dengan berwirausaha.

"Apa yang disampaikan Kang Hasan, memang akar terjadinya pengangguran di Jawa Barat, dan saya pikir, program Bogagawe bagi anak muda, adalah solusi Bagus dan perlu didukung," ungkapnya usai berbincang langsung dengan Kang Hasan. [ian]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Yang Rada Gila

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:23

KPK Wanti-wanti Bantuan Korban Gempa NTT Jangan Dikorupsi

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:17

Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.090 Triliun di Triwulan II 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:10

Putin dan Prabowo Bakal Gelar Pertemuan di Vladivostok Awal September

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:09

Pembukaan Rapat Paripurna Diawali Ucapan Duka Cita untuk Korban Gempa

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:06

Menanti Nasib Investasi INA-SRF Usai Menang Gugatan Lawan Kimia Farma

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:02

Penangguhan Penahanan Asrul Azis Taba Ditolak

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:56

BPK Dorong Tata Kelola Kementerian Hukum Naik Kelas

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:46

Kelahiran Anak Gajah Sumatera di Padang Sugihan Jadi Kado Istimewa HUT RI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:40

Pelemahan Rupiah Bisa Tekan Subsidi hingga Inflasi

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:34

Selengkapnya