Berita

Hukum

Kapolda Metro Jaya Larang Bawahan Ladeni Telepon Minta Pelaku Narkoba Dibebaskan

MINGGU, 22 APRIL 2018 | 19:36 WIB | LAPORAN: MEGA SIMARMATA

Sikap tegas dalam memerangi narkoba dan mendisiplinkan jajarannya kembali disampaikan Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis.

Hal itu disampaikan Kapolda Metro Jaya saat mengunjungi Markas Polres Tangerang Kota pada hari Sabtu (21/4).

"Saya berpesan kalau ada penyalahgunaan narkoba harus di pidanakan dan PTDH tidak ada lagi Grey Area di wilayah itu. Walaupun ada yang menelpon pada saat ada yang ditangkap, saya berpesan di jajaran Restro Tangerang Kota agar hal tersebut dihindari betul. Saya tidak bisa main-main dengan kasus narkoba," tandas Kapolda Metro Jaya dalam arahannya di hadapan sekitar 508 orang anggota Polres Tangerang Kota.


Kapolda Metro Jaya juga memerintahkan agar seluruh anggotanya dapat bekerja melebihi apa yang ditargetkan pimpinan di Polda Metro Jaya.

Sebab, kata Kapolda, Polda Metro Jaya harus lebih baik dari Polda lain karena memang itulah azas pembeda dengan yang ada di luar PMJ.

Menurut Kapolda, masih banyak anggota yang lebih baik, dan punya segudang prestasi ingin menunjukkannya, tetapi kesempatan itu tidak datang dua kali.

Oleh karena itu, Kapolda mengingatkan seluruh jajarannya untuk menunjukkan jati diri dengan berkarya lebih baik, pensiun dengan purna yang baik dan bagi anggota yang baru agar menampilkan juga kinerja yang terbaik.

Irjen Idham Azis juga menyinggung soal pentingnya netralitas kepolisian dalam menghadapi Pilkada Serentak 2018.

"Saya berharap banyak kepada rekan-rekan sekalian, karena sebentar lagi akan dilaksanakan Pilkada serentak 2018, yang harus direview adalah Anda tidak boleh berpihak, harus netral," pungkas Kapolda Metro Jaya.[dem]

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

UPDATE

Prabowo Akui Punya DNA India, Suka Bergoyang Kalau Ada Musik

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:09

Pansus DPR Desak Kemendagri Percepat Penyusunan DIM RUU Daerah Kepulauan

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:02

Kapolri Resmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau, Total Kini 110 Unit

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:50

KPK Harus Tegas, Pengembalian Amplop Raja Juli Tidak Hapus Dugaan Pidana

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:44

Kejagung Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Tambang PT PMM, Ada Pegawai Bea Cukai

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:43

Prabowo Peluk Erat Modi saat Antar Kepulangannya Menuju India

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:34

Kekuatan Jokowi cuma Uang, Bukan Ideologi

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:32

Memahami Aturan Paspor Diplomatik: Siapa Saja yang Berhak Memilikinya?

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:18

Rekor Baru Messi di Piala Dunia Lewati Maradona

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:17

Ketidakadilan Laga Argentina vs Mesir Bersifat TSM

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:00

Selengkapnya