Berita

Direktur Utama Telkom Alex J. Sinaga/Net

Advertorial

Kegiatan CSR Telkom Efektif Dan Positif

SABTU, 21 APRIL 2018 | 23:54 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) yang dilakukan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk mendapat respon positif dari masyarakat Indonesia.

Lembaga riset ENCIETY menyebut bahwa kegiatan CSR Telkom sangat efektif dan berdampak positif bagi masyarakat. Selama dua tahun, lembaga ini menilai kegiatan CSR Telkom selalu di atas 70 persen CSR Index alias istimewa.

“Di 2016 nilai skor dari Telkom sebesar 70,18 persen dan 2017 sebesar 73,07 persen. Ini bukti kalau selama ini kegiatan CSR yang dilakukan Telkom selalu terukur dan berdampak positif bagi lingkungan operasinya," ungkap Senior General Manager Community Development Center Telkom M Sulthonul Arifin di Jakarta, Kamis (19/4).


Kata dia, yang menjadi tolak ukur riset ini adalah perspektif dari masyarakat terhadap Telkom. Pola perhitungan CSR Index ini sama dengan yang dilakukan perusahaan internasional seperti Google yang punya skor sekitar 75 persen.

Telkom sebagai Digital Telecommunication Company, kata dia, selalu menjadikan program CSR sebagai pemberdayaan komunitas dalam mewujudkan rasa kepedulian yang tinggi terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar.

"Tahun ini prioritas Telkom untuk CSR di bidang budaya, peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM), dan pembangunan daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T)," tambahnya.

Sementara itu, VP Corporate Communication Telkom Arif Prabowo memastikan kegiatan CSR Telkom selalu proporsional sesuai dengan keberagaman masyarakat Indonesia.  

"Langkah ini kami lakukan karena sangat menyadari dan mengapresiasi kebhinekaan yang ada di tengah masyarakat Indonesia," jelasnya. [ian]

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya