Berita

Kedubes Kanada/BBC

Dunia

Ada Gejala Penyakit Misterius, Kanada Panggil Keluarga Staf Diplomatik Di Kuba

SELASA, 17 APRIL 2018 | 09:48 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemerintah Kanada memanggil keluarga staf diplomatiknya di ibukota Kuba, Havana pekan ini.

Langkah itu dilakukan saat 10 orang Kanada terus menunjukkan gejala otak yang tidak dapat dijelaskan, kata pejabat pemerintah.

Orang-orang Kanada di sekitar Kedubes Kanada di Havana, termasuk beberapa anak di bawah umur, menderita pusing, mual, dan sulit berkonsentrasi.


Sebuah laporan oleh seorang ahli medis Kanada mengatakan bahwa cedera otak yang baru mungkin merupakan penyebab penyakit misterius.

Hal itu telah mempengaruhi staf diplomatik dan keluarga mereka di Kuba.

Kanada mengatakan telah mengabaikan teori tentang serangan rahasia tersembunyi yang menjadi penyebab penyakit tersebut.

Sebelumnya, staf di kedutaan AS di Havana juga terpengaruh ketika cedera muncul tahun lalu.

Washington menarik staf diplomatiknya di Havana pada bulan September dan memperingatkan warga AS untuk tidak mengunjungi Kuba.

Dikatakan bahwa 21 karyawan kedutaan telah terluka.

Kuba sebelumnya menepis dugaan serangan sonik terhadap staf kedutaan AS di Havana.

Pada Oktober, Menteri Luar Negeri Kuba Bruno Rodriguez mengatakan klaim AS adalah "manipulasi politik" yang bertujuan merusak hubungan bilateral. [mel]

Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

Eks Relawan: Jokowi Manusia Nggedabrus

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:33

UPDATE

Gubernur Fakhiri Raih Golden Leader Award JMSI

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:02

1.000 Siswa Yatim Piatu Pemegang KJP Ikuti Try Out Gratis

Rabu, 11 Februari 2026 | 23:30

Pemerintah Timor Leste Didorong Kembali Aktifkan Pas Lintas Batas

Rabu, 11 Februari 2026 | 23:13

DKI Kunci Stok Beras dan Telur, Harga Dijaga Tetap Stabil

Rabu, 11 Februari 2026 | 23:00

Ilusi Swasembada Pangan Kementan

Rabu, 11 Februari 2026 | 22:45

RI Siap Borong Minyak AS Senilai Rp252 Triliun Pekan Depan

Rabu, 11 Februari 2026 | 22:28

Kembali Diperiksa BPK, Gus Yaqut Sampaikan Klarifikasi Hingga Konfrontasi

Rabu, 11 Februari 2026 | 22:13

Ulama Penjaga Optimisme dan Keteguhan Batin Rakyat Aceh

Rabu, 11 Februari 2026 | 22:04

Diperiksa di Mapolresta Solo, Jokowi Beberkan Kisah Perkuliahan Hingga Skripsi

Rabu, 11 Februari 2026 | 21:50

NU Harus Bisa Menjawab Tantangan Zaman di Abad Kedua Perjalanan

Rabu, 11 Februari 2026 | 21:38

Selengkapnya