Berita

Kiai Ma'ruf Amin/Net

Politik

Kiai Ma'ruf Untuk RI2, Setuju?

Dekat Dengan Istana
SENIN, 16 APRIL 2018 | 09:01 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kiai Ma'ruf Amin dinilai ideal jika jadi cawapresnya Jokowi. Selain bisa mengambil suara umat Islam dan jago ekonomi syariah, Kiai Ma'ruf juga dikenal dekat dengan Istana. Klop. Di jagad Twitter banyak netizen menyuarakan hal yang sama.

Salah satu "sponsor" Kiai Ma'ruf jadi cawapres adalah Ketum PPP Romahurmuziy atau akrab disapa Romy. Ia mengaku sudah mengajukan nama Kiai Ma'ruf kepada Jokowi. Presiden Jokowi dan Romy, memang akrab dan sering terlihat berkegiatan bersama.

"Saya sudah menyampaikan kepada beliau (Jokowi) ada figur yang sangat cocok itu dari sejak bulan Desember tapi ada satu syarat yang nggak jauh dari kriteria itu tadi yaitu KH Ma'ruf Amin,"  ujar Romy di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, (13/3).


Menurut Romy, Kiai Ma'ruf memenuhi sejumlah syarat yang dibutuhkan Jokowi dalam pencapresan nanti. Salah satunya, Kiai Ma'ruf merupakan seorang ulama yang relatif diterima ormas-ormas Islam, termasuk ormas pengkritik pemerintah.

Selain itu, lanjut Romy, Kiai Ma'ruf juga seorang pakar ekonomi syariah. "Jadi beliau sangat paham ekonomi dan beliau selama ini mengeluti ekonomi dalam praktek bukan sekadar teori," pungkasnya.

Di dunia maya, kedekatan Jokowi dan Kiai Ma'ruf terlihat dari unggahan sejumlah foto. Di antaranya saat keduanya berada di pesawat kepresidenan. "Presiden Jokowi bersama Ketum PPP Romahurmuziy dan Ketua MUI Maruf Amin #JokowiPresidenkuKerjaNyata," demikian caption foto itu diposting @ adhipriatama.

Kekompakan Jokowi dan Ma'ruf juga terlihat saat menghadiri zikir kebangsaan di Asrama Haji pada Rabu (21/2), berlanjut dengan pertemuan di Istana seminggu setelahnya Rabu (28/2), serta ketika Jokowi meresmikan Bank Wakaf Mikro Pondok Pesantren An-Nawawi Tanara di Banten Rabu (14/3).

Pun di acara Harlah PPP ke-45, di Semarang, Sabtu (14/4), Kiai Ma'ruf memuji kinerja Jokowi sebagai Presiden. Bahkan, ia menyebut Jokowi pemimpin pilihan Allah. "Apa saya bilang? Kalau pun begitu Pak Jokowi yang dipilih Allah untuk jadi Presiden. Pak Jokowi, saya bilang, 'kalau Allah menetapkan orang untuk jadi apa-apa cuma kun faya kun (jadilah, maka jadilah). Dan bapak sekarang mendapatkan kun faya kun itu, bukan orang lain'," ucap Ma'ruf.

"Kenapa Allah memilih bapak? Saya bilang, 'ada di diri bapak itu ada sesuatu yang tidak ada pada orang lain. Karena itu Allah menitipkan bangsa dan negara ini kepada bapak untuk mengawal dan membangun kesejahteraan bangsa dan negara ini'," tambahnya.

Nah, kedekatan Kiai Ma'ruf dengan Presiden ini menjadi sorotan netizen. Banyak yang beranggapan, sang Kiai bukan orang baru dalam politik. Karier politiknya cukup baik. Karena itu pantas mendampingi Jokowi. "Kiai Maruf pernah jadi anggota MPR, pernah jadi ketua komisi VI DPR lho, pengetahuan politiknya sekaligus pengalamannya sdh mumpuni," cuit @mataglo. "Jangan-jangan Ustad Ma'ruf ketua MUI udah dilamar untuk cawapres. Meski sebelumnya saya prediksi Prof Mahfud yang akan dilamar," timpal @husita_dj

Secara politik, netizen memprediksi jika menggaet Kiai Ma’ruf sebagai cawapres, jokowi tidak merugi. Pasalnya, Kiai Ma'ruf memiliki pengalaman politik dan pengaruh basis massa Islam yang baik. "Prediksi: Jokowi menggandeng Kiyai Maruf Amin," cuit @ NovrinaldiSapni. "Biar rame, menurut saya yang pas buat cawapres beliau yaitu KH. Ma'ruf amin ketua MUI," timpal @elangawanggmai4.

Namun, tidak sedikit yang kecewa dengan mesranya Kiai Ma'ruf dengan Jokowi. "Alhamdulillah yah, sejak masuk dalam BPIP, komentar Pak Maruf Amin (ke Jokowi) makin merdu kedengarannya," nyinyir @attararya. ***

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya