Berita

Bisnis

PJB Kembangkan Kampung Batik Betawi Di Bekasi

MINGGU, 15 APRIL 2018 | 23:43 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Setiap perusahaan harus memiliki paradigma 3P (people, planet dan profit). Artinya, selain mengejar profit, perusahaan juga harus mampu memberi manfaat bagi masyarakat (people) dan bagi lingkungan (planet).

Atasal alasan itu, PT Pembangkitan Jawa Bali (PT PJB) Unit Pembangkitan (UP) Muara Tawar memiliki program menarik dalam mendukung pencapaian target Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia.

Pembangkit listrik ramah lingkungan berbahan bakar gas dengan kapasitas 2048 MW ini, berusaha menjadikan Desa Segara Jaya, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat sebagai kampung batik.


"Program corporate social resposbility (CSR) yang dlaksanakan oleh PT. PJB harus bisa mencerdaskan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mampu melestarikan lingkungan hidup secara berkelanjutan,” kata Komisaris PT PJB Defy Indiyanto Budiarto dalam keteranganya, Minggu (15/4).

Defy menjelaskan bahwa PJB dari tingkat key performance indicator (KPI) telah mendapatkan predikat “AAA" dan telah menjadi yang terbaik di antara anak perusahaan PLN lainnya.

”Namun dari sisi public relation dan communication, PJB sedang melakukan inovasi perbaikan peningkatan,” kata Defy.

Sementara itu, General Manager PJB UP Muara Tawar Lavi Rumandioko menyatakan, CSR unggulan PJB, khususnya di Muara Tawar, meliputi program pengembangan usaha batik betawi, ekowisata mangrove, dan pengelolaan sampah terpadu yang semuanya sudah dirintis sejak tahun 2014.

"Sebagai pengembangan, tahun 2018 ini kami mencanangkan program Kampung Batik Betawi berbasis wisata edukasi, Ekowisata Mangrove terpadu dan kampung wisata edukasi pengelolaan limbah sampah,” kata Lavi.

Menurutnya, program Kampung Batik Betawi akan dikemas sebagai kampung wisata edukasi batik, selain menikmati mural batik dan sentra kerajinan batik warga, siapapun juga akan dapat belajar membatik secara langsung disini. Program Kampung Batik Betawi dipusatkan di desa Segara Jaya, kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi.

Sedangkan program ekowisata Mangrove Terpadu akan dikembangkan di kawasan pesisir utara Bekasi khusus Muara Tawar dan Muara Gembong. Ekowisata Mangrove ini akan mengintegrasikan konsep wisata, konservasi dan edukasi.

"Kami telah melakukan pembibitan dan penanaman 70 ribu pohon mangrove sejak tahun 2014. Tahun ini kami akan melakukan penataan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Segara Jaya sebagai pintu gerbang wisata, dengan pengembangan  kuliner apung, konservasi dan wisata pendidikan," tambahnya.

Sedangkan untuk Pusat Pengelolaan Sampah Terpadu Segara Jaya, selain pengelolaan limbah sampah menjadi kerajinan, PJB juga akan membangun pusat edukasi pengelolaan limbah, disini pelajar dapat belajar secara langsung bagaimana cara menyelamatkan lingkungan dengan mengelola limbah menjadi produk-produk bernilai.

Pada Jumat (13/4) lalu, Defy didampingi oleh Kepala Bidang Stakeholders Management PT. PJB  Doddy Nafiudin  dan GM UP Muara Tawar Lavi Rumandioko, melakukan peninjauan lapangan kesiapan pembangkit UP Muara Tawar dalam mendukung sistem kelistrikan Jawa, Madura, dan Bali (Jamali), Jumat (13/4).

Setidaknya ada dua hal yang mengemuka selama kunjungan ke UP Muara Tawar yang telah mendapat  predikat proper hijau 4 kali ini. Pertama, adalah program CSR kampung Batik Betawi, dan yang kedua adalah kesiapan UP Muara Tawar dalam mendukung sistem kelistrikan Jamali.

Saat kunjungan lapangan UP Muara Tawar mampu beroperasi full load. Hal ini sangat positif dalam mendukung pelaksanaan ujian nasional yang sedang berlangsung. [ian]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Potongan Ojol 8 Persen Belum Jalan, Menaker: Nanti Ya...

Senin, 22 Juni 2026 | 20:22

OTT Bea Cukai Belum Ungkap Pengendali Sistem Impor

Senin, 22 Juni 2026 | 19:50

Pertamina Bantu Pedagang Kuliner Jakarta Fair dengan Bright Gas

Senin, 22 Juni 2026 | 19:48

Keterlambatan RKAB Biang Krisis Batu Bara

Senin, 22 Juni 2026 | 19:42

Kejari Jaksel Ungkap Alasan Tidak Menahan Roy Suryo dan Dokter Tifa

Senin, 22 Juni 2026 | 19:32

PM Inggris Keir Starmer Resmi Mundur, Andy Burnham Siap Gantikan

Senin, 22 Juni 2026 | 19:20

Kritik Sejumlah Parpol untuk PDIP Bentuk Loyalitas ke Prabowo

Senin, 22 Juni 2026 | 19:16

Geruduk Kantor Gubernur, Ribuan Relawan Minta MBG Dilanjutkan

Senin, 22 Juni 2026 | 19:15

Penahanan Ditangguhkan, Dokter Tifa: Alhamdulillah Bisa Pulang

Senin, 22 Juni 2026 | 19:09

Sinopsis House of the Dragon Season 3, Perang Targaryen Kian Brutal,

Senin, 22 Juni 2026 | 19:05

Selengkapnya